Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang


Dengan segala rasa CINTA dan RINDU kepada Junjungan kita semua, Kanjeng Nabi Muhammad -Shollalloohu 'Alaihi Wasallam-. Mari kita semua bersholawat,

اللـّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلـِّمْ عَلـَى سَـيِّـدِنـَا مُحَمَّدٍ وَّعَلـَى اٰلِهِ وَصَحْبـِهِ اَجْمَعِيْنَ


Semoga Hidup Kita Menjadi Lebih Barokah
Semoga Menjadi Insan yang dapat mempertahankan dan kian meningkatkan ibadah untuk memperoleh Ridho Allah -Subhaanahu Wata'ala-
Semoga kita semua dipertemukan dengan Rosululloh -Shollallohu 'Alaihi Wasallam- dan kelak mendapatkan Syafa'at Agung dari beliau di Akhirat.
Ammiin...

<'@II< maH-Taj ^_^ !!


Sabtu, 16 Agustus 2014

Menyusun dan Mengajukan PROPOSAL


Assalaamu'alaikum Warohmatulloohi Wabarokaatuh

Bismillaahirrohmaanirrohiim

Alhamdulillah... Alhamdulillah... Alhamdulillah...
Betapa bahagianya diriku. Allah Ta'ala menunjukan begitu Maha kasih Allah, Maha Sayang Allah. Ya Allah, begini kah rasanya menunggu waktu untuk meng-KHITBAH sang pujaan hati..? Beginikah rasanya menanti hari yang direncanakan datang? Ya Allah, Engkau Maha Baik. Terima kasih atas perasaan bahagia ini.

Menyusun, ya menyusun. menyusun PROPOSAL untuk aku ajukan kepada-Nya Yang Maha Tahu. Tugasku memang hanya untuk menyusun dan mengajukan PROPOSAL ini kepada-Nya, tentu saja bagaimana pun hasil dari pengajuanku ini, aku serahkan kepada-Nya Yang Maha Bijaksana. Dia-lah Allah Yang Maha Melihat dan Maha Mendengar. Allah yang akan memberikan keputusan terbaik untuk kehidupanku kedepannya.

Bermula dari pertemuan ku yang pertama (sebenarnya dulu waktu kecil sudah bertemu) setelah sekian lama, dengan dia yang terkasih. Prosesnya begitu cepat. Maaf sekali aku tidak bisa menceritakannya di sini secara detil. Namun aku sangat bahagia proses pertemuan hingga pernyataan dan rencana untuk mengkhitbah dia yang ku sayang begitu dimudahkan oleh Allah Yang Maha Pemurah. Tepatnya, pada hari Rabu tanggal 6 Agustus 2014 pukul 09:39:27 p.m. WIB perasaannya tersampaikan padaku dan begitupun sebaliknya. Selanjutnya prosesnya semuanya dilakukan dengan menggunakan fasilitas Hape, baik via sms atau call, Karena memang jarak yang memisahkan aku dan dia. Aku di Tangerang dan dia di Majalengka. Subhaanallooh.. Alloohu Akbar.. Engkau memudahkan urusan kami.

Oh iya, aku mau perkenalkan dulu nih dia yang Allah pilihkan untukku, dia yang telah berhasil masuk dan mengisi hatiku, dia yang mampu mengalihkan perhatianku kepadanya, dia yang akan aku jadikan pendamping hidupku. Namanya adalah Neng "Siti Nurhasanah Fitriyani".

Ketika perasaan kami sudah masing-masing tersampaikan, Aku sesegera mungkin menyusun PROPOSAL "rencana" untuk meng-KHITBAH dan Me-NIKAHinya. Dan sesegera mungkin juga aku mengajukan PROPOSAL tersebut kepada Allah Yang Maha Bijaksana, kepada-Nya Yang Maha Membolak balikkan hati ini, kepada-Nya Yang Maha Mengetahui dan Maha Melihat. Ya, tugasku hanya menyusun dan mengajukan saja, bagaimanapun hasilnya baik atau buruknya itu semuanya hanya Allah Ta'ala Yang berhak memutuskan. Aku tidak punya hak untuk mengatur Allah, iya khaan? Aku menyerahkan semuanya kepada Allah Yang Maha Adil. Namun, aku juga berharap Allah Ta'ala akan memberikan hasil yang baik untuk Proposal yang aku ajukan.

Setelah proposal ini aku susun sedemikian indahnya, sedemikian baiknya, selanjutnya aku harus mengajukannya kepada Dia Yang Maha Baik, Allah 'Azza Wajalla. Mengajukannya di setiap sholatku, mengajukannya disetiap do'aku, mengajukannya di setiap helaan nafasku. Sambil terus mengajukannya kepada Allah Ta'ala, aku juga segera mengajukannya kepada Ibuku. Ibuku yang diharapkan ridhonya, Ibuku yang diharapkan do'a restunya, Ibuku yang sangat ditunggu persetujuannya. Dan ternyata, setelah aku berbicara dan mengajukan proposalku kepada beliau, beliau langsung menyetujuinya. Alloohu Akbar... Alloohu Akbar... Alloohu Akbar... Alhamdulillaah.. Betapa bahagianya aku mengetahui Ibuku setuju. Berati, In Syaa-Allah Proposalku pun disetujui oleh Allah, dan semoga Allah meridhoinya seperti ibuku meridhoinya.

Bukankah, Ridho Allah ada dalam ridho orang tua..? Dalam hal ini Ibuku sudah setuju dan meridhoi rencanaku untuk mengkhitbah Neng Siti. Di saat aku mengajukan proposalku kepada Ibuku, dan setelah ibuku setuju, beliau ingin bertemu dengan dia yang aku pilih. Dan singkatnya Ibuku dan si Neng bertemu, banyak hal yang dibicarakan. Yang paling penting dari pertemuan tersebut adalah bahwa Ibuku tambah dan semakin setuju, dan Ibuku mengetahui bahwa Neng Siti bersedia menerima aku apa adanya, menerima aku dengan segala kekurangannya. Ya Allah, terima kasih, sungguh aku berterima kasih atas segala hal yang Engkau berikan kepadaku, kepada si Neng dan kepada keluarga kami. Terima kasih Ya Allah. Alhamdulillah.

Ya Allah Ya Rohmaan Ya Rohiim, aku menyusun dan mengajukan proposalku dengan harapan semoga hatiku dan hati Neng Siti senantiasa baik dan selalu Engkau buat baik. Semoga niat kami akan senantiasa lurus dan selalu Engkau buat lurus. Semoga Engkau jadikan baik atas segala hal yang kami lalui dan atas segala hal yang kami persiapkan. Semoga orang tua kami senantiasa berbahagia dan selalu engkau buat bahagia. Semoga Engkau menyayangi kedua orang tua kami sebagaimana mereka menyayangi kami di waktu kami kecil hingga sekarang. Semoga Engkau Ridho atas kami. Aamiin Amiin Aamiin..

Ya Allah Ya Rohiim, sampaikan salam dan hormat kami kepada Rosul-Mu yang mulia, Kanjeng Nabi Muhammad -Shollalloohu 'Alaihi Wasallam-.

Ya Allah Ya Kariim, sampaikan salamku untuk ayahku "Supyan bin Syukur" -rohimahulloh-, sampaikan juga kabar gembira ini kepada beliau. Semoga ayahku senantiasa berbahagia di sana dan selalu Engkau buat bahagia. Aamiin.

Ya Allah Yang Maha Terpuji, terima kasih atas kebahagiaan yang Engkau anugerahkan kepada kami, terima kasih atas cinta yang Engkau hadirkan di hati kami. Terima kasih ya Allah, terima kasih. Subhaanalloh.. Alhamdulillaah.. Allohu Akbar...

Alhamdulillaahirobbil-'aalamiin


Wassalaamu'alaikum Warohmatulloohi Wabarokaatuh


   dan  
Semoga Allah meridhoi kami. Aamiin..
Haturnuhun nya Neng Siti anu Geulis, kana samudaya kaikhlasan neng nampi abdi naon ayana. kana kasadiaan Neng ngantosan abdi. Kana sadaya hal nu Neng jagi sareng Neng siapkeun kanggo abdi. Haturnuhun. Mugia urang tiasa kumpul dina kasaean nu nuju disiapkeun ku Gusti Alloh Ta'ala. Aamiin..
Neng, In Syaa-Alloh. Abdi bade ka bumi Neng, kaping 1 Muharrom 1436 H. Bade ngakhitbah sareng ngiket Neng. Mugia dipaparinan kalancaran dina sagalana. Aamiin.


<'@II<    maH-Taj    ^_^ !!      (20 Syawal 1435 H)

0 PENDAPAT:

Posting Komentar

Silahkan Beri Pendapat dan Komentar, jangan sungkan, ana akan sangat senang menerima saran, keritik, atau apapun itu. Silahkaaan...

yAnG IkUt bLoG iNi :

Template by:
Free Blog Templates