Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang


Dengan segala rasa CINTA dan RINDU kepada Junjungan kita semua, Kanjeng Nabi Muhammad -Shollalloohu 'Alaihi Wasallam-. Mari kita semua bersholawat,

اللـّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلـِّمْ عَلـَى سَـيِّـدِنـَا مُحَمَّدٍ وَّعَلـَى اٰلِهِ وَصَحْبـِهِ اَجْمَعِيْنَ


Semoga Hidup Kita Menjadi Lebih Barokah
Semoga Menjadi Insan yang dapat mempertahankan dan kian meningkatkan ibadah untuk memperoleh Ridho Allah -Subhaanahu Wata'ala-
Semoga kita semua dipertemukan dengan Rosululloh -Shollallohu 'Alaihi Wasallam- dan kelak mendapatkan Syafa'at Agung dari beliau di Akhirat.
Ammiin...

<'@II< maH-Taj ^_^ !!


Minggu, 19 Januari 2014

Kitab Zakat - Zakat Binatang yang Dimiliki Bersama

Assalaamu'alaikum Warohmatulloohi Wabarokaatuh

Bismillaahirrohmaanirrohiim


***

- فصل - والخليطان يزكيان زكاة الواحد بسبع شرائط إذا كان المراح واحدا والمسرح واحدا والمرعى واحدا والفحل واحدا والمشرب واحدا والحالب واحدا وموضع الحلب واحدا

Binatang yang dimiliki oleh dua orang, maka kewajiban zakatnya berlaku seperti zakatnya satu orang, dengan tujuh syarat:
  1. Jika kandangnya sama.
  2. Dilepas pada tempat yang sama.
  3. Digembalakan pada tempat yang sama.
  4. Pejantannya sama.
  5. Tempat minumnya sama.
  6. Pemerah susunya sama.
  7. Tempat susunya sama.

***

Penjelasan:

Dua orang yang memiliki harta bersama, maka keduanya harus mengeluarkan zakat seperti halnya jika keseluruhan harta itu dimiliki oleh salah seorang di antara mereka. Ketentuan ini berlaku jika terpenuhi syarat-syarat yang akan kami sebutkan. Dalam surat Abu Bakar -rodhiyalloohu ‘anhu- disebutkan, “Tidak bisa dikumpulkan harta yang dimiliki secara bersama karena takut mengeluarkan zakat.  Jika dua orang memiliki harta bersama, maka keduanya harus saling bermufakat dengan sama rata.”

Artinya, jika bagian setiap pemilik terpisah dan berbeda dari yang lainnya, maka harta tersebut tidak usah dikumpulkan agar terkena kewajiban zakatnya. Sebaliknya jika bagiannya bercampur, maka harta tersbut tidak boleh dipisahkan agar tidak ada kewajiban zakatnya karena jumlahnya akan kurang dari nishob. Jika zakat diambil dari salah seorang yang terlibat dalam kepemilikan harta bersama, maka masing-masing orang yang memilikinya harus menanggung sesuai dengan jumlah kepemilikannya. Dia harus memberikannya kepada serikatnya atau meminta darinya.


Walloohu A'lam Bishshowaab
Alhamdulillaahirobbil-'aalamiin


Wassalaamu'alaikum Warohmatulloohi Wabarokaatuh

Link yang Bersangkutan : KITAB AT-TAQRIB


<'@II<    maH-Taj    ^_^ !!        (17 Robi'ul Awal 1435 H)

0 PENDAPAT:

Posting Komentar

Silahkan Beri Pendapat dan Komentar, jangan sungkan, ana akan sangat senang menerima saran, keritik, atau apapun itu. Silahkaaan...

yAnG IkUt bLoG iNi :

Template by:
Free Blog Templates