Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang


Dengan segala rasa CINTA dan RINDU kepada Junjungan kita semua, Kanjeng Nabi Muhammad -Shollalloohu 'Alaihi Wasallam-. Mari kita semua bersholawat,

اللـّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلـِّمْ عَلـَى سَـيِّـدِنـَا مُحَمَّدٍ وَّعَلـَى اٰلِهِ وَصَحْبـِهِ اَجْمَعِيْنَ


Semoga Hidup Kita Menjadi Lebih Barokah
Semoga Menjadi Insan yang dapat mempertahankan dan kian meningkatkan ibadah untuk memperoleh Ridho Allah -Subhaanahu Wata'ala-
Semoga kita semua dipertemukan dengan Rosululloh -Shollallohu 'Alaihi Wasallam- dan kelak mendapatkan Syafa'at Agung dari beliau di Akhirat.
Ammiin...

<'@II< maH-Taj ^_^ !!


Senin, 18 Februari 2013

Kitab Sholat - Mensholatkan Jenazah

Assalaamu'alaikum Warohmatulloohi Wabarokaatuh

Bismillaahirrohmaanirrohiim


***
ويـكـبر عليه أربع تـكـبيرات يـقرأ الفاتحة بعد الأولى ويصلى على النبى صلى الله عليه وسلم بعد الثانية ويدعو للميت بعد الثالثة فيقول اللهم ان هذا عبدك وابن عبديك خرج من روح الدنيا وسعتها ومحبوبه وأحبائه فيها الى ظلمة القبر وما هو لا قيه كان يشهد أن لا اله الا انت وحدك لا شريك لك وأن محمدا عبدك ورسولك وأنت أعلم به منا اللهم انه نزل بك وأنت خير منزول به وأصبح فقيرا الى رحمتك وانت غني عن عذابه وقد جئنـاك راغبين اليك شفعاء له اللهم ان كان محسنا فزد في احسانه وان كان مسيئا فتجاوز عنه ولقه برحمتك رضاك وقه فتنة القبر وعذابه وافسح له في قبره وجاف الأرض عن جنبيه ولقه برحمتك الأمن من عذابك حتى تبعثه آمنا الى جنتك برحمتك ياأرحم الراحمين ويقول في الرابعة اللهم لاتحرمنا أجره ولا تفتنا بعده واغفرلنا وله ويسلم بعد الرابعة.

Sholat jenazah dilaksanakan dengan empat kali takbir. Setelah takbir pertama membaca Al-Fatihah. Setelah takbir kedua membaca sholawat kepada Nabi -shollalloohu ’alaihi wasallam-. Setelah takbir ketiga berdo’a untuk si jenazah dengan do’a sebagai berikut:


اللـّٰهُمَّ ان هَذَا عَبْدُكَ وَابْنَ عَبْدَيْكَ خَرَجَ مِنْ رُوْحِ الدُّنْيَا وَسَعَتِهَا وَمَحْبُوْبُهُ وَاَحِبَّائُهُ فِيْهَا اِلَى ظـُـلْمَةِ اْلقَبْرِ وَمَا هُوَ لَا قِيْهِ كـَانَ يَشْهَـدُ اَنْ لَا اِلَهَ اِلَّا اَنْتَ وَحْدَكَ لَا شَرِيْكَ لـَـكَ وَاَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُكَ وَرَسُوْلـُـكَ وَاَنْتَ اَعْلَمُ بِهِ مِنَّا اللـّٰهُمَّ اِنَّهُ نَزَلَ بِكَ وَاَنْتَ خَيْرُ مَنْزُوْلٍ بِهِ وَاَصْبَحَ فـَـقِـيْرًا اِلـَى رَحْمَتِكَ وَاَنْتَ غَنِيٌّ عَنْ عَذَابِهِ وَقـَـدْ جِئْنَاكَ رَاغِبِيْنَ اِلـَـيْكَ شُفـَـعَاءَ لـَـهُ اللـّٰهُمَّ اِنْ كَانَ مُحْسِنًا فَزِدْ فِيْ اِحْسَانِهِ وَاِنْ كـَانَ مُسِيْئًا فَتَجَاوَزْ عَنْهُ وَلـَـقـِّـهِ بِرَحْمَتِكَ رِضَاكَ وَقِهِ فِتْنَةَ اْلقـَـبْرِ وَعَــَذابَهُ وَافْسَحْ لـَـهُ فِيْ قـَــبْرِهِ وَجَافِ اْلاَرْضَ عَنْ جَنْبَيْهِ وَلـَــقـِّـهِ بِرَحْمَتِكَ اْلاَمْنَ مِنْ عَذَابِكَ حَتَّى تَبْعَثَــهُ آمِنًا اِلـَى جَنَّتِكَ بِرَحْمَتِكَ يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Ya Allah, mayat ini adalah hamba-Mu dan anak dari dua hamba-Mu. Dia keluar dari kesenangan dan kelapangan dunia, yang dia cintai sementara orang-orang yang mencintainya berada di sana, menuju kegelapan kubur dan perkara-perkara yang belum pernah dijumpainya. Dahulu dia bersaksi bahwa tiada yang berhak disembah kecuali Engkau semata yang tiada sekutu bagi-Mu dan bahwa Muhammad adakah hamba dan Rosul-Mu. Engkau lebih mngetahuinya daripada kami. Ya  Allah, dia kembali kepada-Mu, sedangkan Engkau adalah sebaik-baik tempat kembali. Dia sangat membutuhkan rahmat-Mu, sedangkan Engkau mampu mengadzabnya. Kami mendatangi-Mu seraya mengharap kepada-Mu agar memberikan syafa’at untuknya. Ya Allah, jika dia orang yang baik, maka tambahkanlah kebaikannya. Jika dia orang yang  jahat, maka lepaskanlah keburukannya dari dirinya. Berilah dia keridhoan-Mu dengan memperoleh rahmat-Mu. Jagalah dia dari fitnah kubur dan adzabnya. Luaskanlah kuburnya. Jauhkanlah bumi dari kedua sisi badannya. Berilah dia rasa aman dari adzab-Mu dengan memperoleh rahmat-Mu hingga Engkau membangkitkannya dalam keadaan aman menuju surga-Mu dengan rahmat-Mu wahai Dzat Yang Maha Pengasih.

Setelah takbir keempat mengucapkan:

اللـّٰهُمَّ لَاتَـحْرِمْنَا اَجْرَهُ وَلَا تَفْتِنـَّا بَعْدَهُ وَاغْفِرْلـَنَا وَلـَهُ

Ya Allah, janganlah Engkau mengharamkan kami akan pahalanya dan jangalah Engkau menimpakan cobaan kepada kami setelahnya serta ampunilah kami dan dia. 1

Setelah itu diakhiri dengan salam. 2

***

Penjelasan:
1.      Bukhori (1188) dan Muslim (951) meriwayatkan dari Abu Huroiroh -rodhiyalloohu ’anhu- bahwa Rosululloh -shollalloohu ’alaihi wasallam- memberitahukan kematian Najasy pada hari kematiannya. Beliau keluar menuju lapangan dan berbaris bersama para sahabat serta bertakbir sebanyak empat kali.

2.      Bukhori (1270) meriwayatkan dari Tholhah bin ’Abdillah bin ’Auf, dia berkata, ”Saya mengerjakan sholat jenazah di belakang Ibnu ’Abbas -rodhiyalloohu ’anhumaa-. Dia membaca Al-Fatihah dan berkata, ’Hendaknya mereka tahu bahwa ini adalah sunnah.’”

3.      Imam Syafi’i dalam musnadnya dan Nasa’i (4/75) dengan sanad shohih meriwayatkan dari Abu Umamah bin Sahl -rodhiyalloohu ’anhu- bahwa salah seorang sahabat Nabi -shollalloohu ’alaihi wasallam- memberitahunya bahwa sunnah dalam sholat jenazah adalah imam bertakbir, kemudian membaca Al-Fatihah setelah takbir pertama dengan pelan, kemudian membaca sholawat atas Nabi -shollalloohu ’alaihi wasallam-, dan berdo’a untuk jenazah di takbir-takbir lainnya. Tidak membaca sesuatu pun selain itu. Kemudian salam dengan pelan. (Silahkan lihat catatan kaki Al-Umm: 6/265)

4.      Do’a-do’a setelah takbir ketiga di atas diambil Imam Syafi’i -rohimahulloh- dalam Majmu’ Al-Akhbaar. Mungkin dia menyebutkannya dengan makna, sedangkan para sahabatnya menganggapnya baik. Hadits paling shohih tentang hal ini adalah riwayat Muslim (963) dari ’Auf bin Malik -rodhiyalloohu ’anhu-, dia berkata: Rosululloh -shollalloohu ’alaihi wasallam- sholat jenazah dan saya mendengarnya mengucapkan,

اللـّٰـهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَاعْفُ عَنـْـهُ وَعَافِهِ وَاَكـْــرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِمَاءٍ وَثَــلْج ٍ  وَبَرَدٍ وَنَـقـِّـهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَــقـَّى الثـَّــوْبُ الْاَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ وَاَبْدِلْهُ دَارًا خَيْــرًا مِنْ دَارِهِ وَاَهْلاً خَيْرًا مِنْ اَهْــلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وَقِهِ فِــتْــنَةَ الْــقـَــبْرِ وَعَذَابَ النـَّــارِ.

Ya Allah, ampunilah, rahmatilah, selamatkanlah dan maafkanlah dia. Muliakanlah tempat kembalinya dan luaskanlah tempat masuknya. Mandikanlah dia dengan air, salju dan air dingin. Bersihkanlah dia dari kesalahan-kesalahan, sebagaimana dibersihkannya pakaian putih dari kotoran. Berikanlah dia ganti rumah yang lebih baik dari rumahnya, keluarga yang lebih baik dari keluarganya, serta istri yang lebih baik dari istrinya. Jagalah dia dari fitnah kubur dan siksa neraka.

’Auf berkata, ”Saya berharap seandainya saja sayalah mayat itu, disebabkan do’a Rosululloh -shollalloohu ’alaihi wasallam- untuknya.”

Hadits lain diriwayatkan oleh Tirmidzi (1024) dan Abu Dawud (3201) dari Abu Huroiroh -rodhiyalloohu ’anhu-, dia berkata, ”Jika Rosululloh -shollalloohu ’alaihi wasallam- mengerjakan sholat jenazah, beliau mengucapkan,

اللـّٰـهُمَّ اغْفِرْ لِحَيِّـنَا وَمَيِّــتِــنَا وَصَغِيْرِنَا وَكَبِـيْرِنَا وَذَكَرِنَا وَاُنْثَـانَا وَشَاهِدِنَا وَغَائِــبِنَا. اللـّٰـهُمَّ مَنْ اَحْيَــيْـتَهُ مِنـَّـا فَاَحْيِهِ عَلَى الإِيْمَانِ وَمَنْ تَوَفـَّــيْتَهُ مِنـَّـا فَــتَوَفـَّـهُ عَلَى الإِسْلاَمْ. اللـّٰـهُمَّ لاَ تَحْرِمْنَا اَجْرَهُ وَلاَ تُـضِلـَّــنَا بَعْدَهُ.

Ya Allah, ampunilah orang yang hidup di antara kami dan mayat kami, orang yang hadir di antara kami dan orang yang ghaib, anak kecil di antara kami dan orang dewasa, laki-laki di antara kami dan perempuan. Ya Allah, orang yang Engkau hidupkan di antara kami, maka hidupkanlah dia dengan Keimanan. Siapa yang Engkau wafatkan di antara kami, maka wafatkanlah dia dengan keislaman. Ya Allah, janganlah mengharamkan kami akan pahalanya dan janganlah Engkau menyesatkan kami setelahnya.


Catatan Kaki:
1.      Abu Dawud (3201) meriwayatkan dengan lafal (وَلاَ تُـضِلـَّــنَا بَعْدَهُ ) “Janganlah Engkau menyesatkan kami setelahnya.”
2.      Baihaqi (4/43) meriwayatkan dengan sanad jayyid dari ‘Abdullah bin Mas’ud -rodhiyalloohu ‘anhumaa-, dia berkata, “Nabi -Shollalloohu ‘Alaihi Wasallam- mengucapkan salam dalam sholat jenazah, seperti salam dalam sholat lainnya.”

Walloohu A'lam Bishshowab
Alhamdulillaahirobbil-'aalamiin


Wassalaamu'alaikum Warohmatulloohi Wabarokatuh

Link yang Bersangkutan: KITAB AT-TAQRIB


<'@II<     maH-Taj    ^_^ !!              (7 Robi'ul Akhir 1434 H) 

4 PENDAPAT:

majalengka press mengatakan...

askum ya ustadz ana min majalengka !

Dodox mengatakan...

Assalamu'alaikum...
Maaf,bacaan doa'y kok pake arab gundul.ada g yang pake huruf arab komplit....ane masih awam.
sukron...^_^

Tatang Tajudin Ibnu Supyan mengatakan...

@Dodox: Kan di atas sudah tersedia bacaan do'a yang tidak gundul (yang sudah ada syakalnya). kalau tulisan arab yang pertama, ana sesuaikan dengan kitab aslinya. dan di terjemahannya sudah disertakan do'a yangkomplit. Syukron, semoga Bermanfaat dan barokah.

Mantan kiyai NU mengatakan...

arti doa ada yg keliru dan sy memperbaikinya liht sbb: اللـّٰهُمَّ ان هَذَا عَبْدُكَ وَابْنَ عَبْدَيْكَ خَرَجَ مِنْ رُوْحِ الدُّنْيَا وَسَعَتِهَا وَمَحْبُوْبُهُ وَاَحِبَّائُهُ فِيْهَا اِلَى ظـُـلْمَةِ اْلقَبْرِ وَمَا هُوَ لَا قِيْهِ كـَانَ يَشْهَـدُ اَنْ لَا اِلَهَ اِلَّا اَنْتَ وَحْدَكَ لَا شَرِيْكَ لـَـكَ وَاَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُكَ وَرَسُوْلـُـكَ وَاَنْتَ اَعْلَمُ بِهِ مِنَّا اللـّٰهُمَّ اِنَّهُ نَزَلَ بِكَ وَاَنْتَ خَيْرُ مَنْزُوْلٍ بِهِ وَاَصْبَحَ فـَـقِـيْرًا اِلـَى رَحْمَتِكَ وَاَنْتَ غَنِيٌّ عَنْ عَذَابِهِ وَقـَـدْ جِئْنَاكَ رَاغِبِيْنَ اِلـَـيْكَ شُفـَـعَاءَ لـَـهُ اللـّٰهُمَّ اِنْ كَانَ مُحْسِنًا فَزِدْ فِيْ اِحْسَانِهِ وَاِنْ كـَانَ مُسِيْئًا فَتَجَاوَزْ عَنْهُ وَلـَـقـِّـهِ بِرَحْمَتِكَ رِضَاكَ وَقِهِ فِتْنَةَ اْلقـَـبْرِ وَعَــَذابَهُ وَافْسَحْ لـَـهُ فِيْ قـَــبْرِهِ وَجَافِ اْلاَرْضَ عَنْ جَنْبَيْهِ وَلـَــقـِّـهِ بِرَحْمَتِكَ اْلاَمْنَ مِنْ عَذَابِكَ حَتَّى تَبْعَثَــهُ آمِنًا اِلـَى جَنَّتِكَ بِرَحْمَتِكَ يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ



Ya Allah, mayat ini adalah hamba-Mu dan anak dari dua hamba-Mu. Dia keluar dari kesenangan dan kelapangan dunia, yang dia cintai sementara orang-orang yang mencintainya berada di sana, menuju kegelapan kubur dan perkara-perkara yang akan dijumpainya. Dahulu dia bersaksi bahwa tiada yang berhak disembah kecuali Engkau semata yang tiada sekutu bagi-Mu dan bahwa Muhammad adalah hamba dan Rosul-Mu. Engkau lebih mngetahuinya daripada kami. Ya Allah, dia kembali kepada-Mu, sedangkan Engkau adalah sebaik-baik tempat kembali. Dia sangat membutuhkan rahmat-Mu, sedangkan Engkau tdk butuh untuk mengadzabnya. Kami mendatangi-Mu seraya mengharap kepada-Mu agar memberikan syafa’at untuknya. Ya Allah, jika dia orang yang baik, maka tambahkanlah kebaikannya. Jika dia orang yang jahat, maka ampunilah keburukannya . Berilah dia keridhoan-Mu dengan rahmat-Mu. Jagalah dia dari fitnah kubur dan adzabnya. Luaskanlah kuburnya. Jauhkanlah bumi dari kedua sisi badannya ( jgn sampai bumi menghimpitnya ) Berilah dia rasa aman dari adzab-Mu kpd rahmat-Mu hingga Engkau membangkitkannya dalam keadaan aman menuju surga-Mu dengan rahmat-Mu wahai Dzat Yang Maha Pengasih.

Posting Komentar

Silahkan Beri Pendapat dan Komentar, jangan sungkan, ana akan sangat senang menerima saran, keritik, atau apapun itu. Silahkaaan...

yAnG IkUt bLoG iNi :

Template by:
Free Blog Templates