Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang


Dengan segala rasa CINTA dan RINDU kepada Junjungan kita semua, Kanjeng Nabi Muhammad -Shollalloohu 'Alaihi Wasallam-. Mari kita semua bersholawat,

اللـّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلـِّمْ عَلـَى سَـيِّـدِنـَا مُحَمَّدٍ وَّعَلـَى اٰلِهِ وَصَحْبـِهِ اَجْمَعِيْنَ


Semoga Hidup Kita Menjadi Lebih Barokah
Semoga Menjadi Insan yang dapat mempertahankan dan kian meningkatkan ibadah untuk memperoleh Ridho Allah -Subhaanahu Wata'ala-
Semoga kita semua dipertemukan dengan Rosululloh -Shollallohu 'Alaihi Wasallam- dan kelak mendapatkan Syafa'at Agung dari beliau di Akhirat.
Ammiin...

<'@II< maH-Taj ^_^ !!


Jumat, 29 Juni 2012

Kitab Sholat - Sholat Gerhana

Assalaamu'alaikum Warohmatulloohi Wabarokaatuh


Bismillaahirrohmaanirrohiim


***

وصلاة الكسوف سنة مؤكدة فإن فاتت لم تقض ويصلي لكسوف الشمس وخسوف القمر ركعتين في كل ركعة قيامان يطيل القراءة فيهما وركوعان يطيل التسبيح فيهما دون السجود ويخطب بعدهما خطبتين ويسر في كسوف الشمس ويجهر في خسوف القمر.
Sholat gerhana hukumnya adalah sunnah muakkadah. Jika tidak sempat mengerjakannya, maka tidak perlu mengqodho’. Sholat gerhana matahari (kusuf) dan gerhana bulan (khusuf) dikerjakan sebanyak dua roka’at. Setiap roka’at dikerjakan dengan dua kali berdiri dan membaca surat yang panjang setelah Al-Fatihah pada keduanya. Ruku’nya pada setiap roka’at dilakukan dua kali dan dengan membaca tasbih yang panjang pada keduanya, sedangkan dalam sujud tidak membaca tasbih yang panjang. Setelah sholat dibacakan dua khutbah. Sholat gerhana matahari dikerjakan secara sirr, sedangkan sholat gerhana bulan dikerjakan secara jahr.

***

Penjelasan :
Selengkapnya...

Jumat, 15 Juni 2012

Wapres Boediyono Tutup MTQ ke XXIV di Ambon


Assalaamu'alaikum Warohmatulloohi Wabarokaatuh

Bismillaahirrohmaanirrohiim

Wakil Presiden RI, Boediyono, secara resmi menutup penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional ke XXIV, Jumat (15/6) berlangsung di lapangan Merdeka Ambon.

Hadir pada penutupan itu antara lain Isteri Wapres ibu Herawati beserta rombongan, yang terdiri dari Menteri Agama, Menteri Sosial, sejumlah anggota DPR RI dari Komisi VIII, Ketua LPTQ Nasional, sejumlah Gubernur di Indonesia, Bupati/Walikota se-Maluku, Ketua Panitia MTQ, Anggota DPRD se Maluku, Pimpinan Umat Beragama, Para Latupati, Tokoh Masyarakat, Dewan Hakim, para peserta MTQ dan para undangan.
Selengkapnya...

Kafilah Maluku Masuk 10 Besar, DKI Jakarta Juara Umum MTQ Nasional di Ambon



Assalaamu'alaikum Warohmatulloohi Wabarokaatuh

Bismillaahirrohmaanirrohiim

Kafilah dari Provinsi Maluku tetapkan masuk sepuluh besar diajang MTQ Nasional ke XXIV di Ambon. Secara berurutan masuk sepuluh besar itu adalah, pertama kafilah dari DKI Jakarta, kemudian disusul Banten, Kepulauan Riau, Jawa Barat, Sumatera Barat, Nusa Tenggara Barat, Jawa Timur, Riau, Kalimantan Selatan dan terakhir adalah kafilah dari Maluku.

Demikian pengumuman hasil yang disampaikan oleh Ketua Dewan Hakim, Said Agil Siradj, pada acara penutupan MTQ Nasional ke XXIV yang berlangsung di lapangan merdeka Ambon, Jumat (15/06), malam.

Pegumuman hasil oleh ketua dewan hakim tersebut, membuat para hadirin dan undangan, terutama para kafilah berkali-kali bertepuk tangan tanda respon atas pengumuman hasil juara tersebut.

Sementara Gubernur Maluku, Karel Albert Ralahalu dan Wakil Gubernur, Ir. Said Assagaff, saat dibacakan nama Maluku masuk sepuluh besar itu, terlihat senyum tanda senang. Kedua pejabat daerah ini kemudian meresponinya dengan bertepuk tangan. (Qin)


Alhamdulillaahirobbil-'aalamiin

Wassalaamu'alaikum Warohmatulloohi Wabarokaatuh


<'@II<   maH-Taj   ^_^ !!             (26 Rajab 1433 H)
Selengkapnya...

Jumat, 08 Juni 2012

Karya maH-Taj

Assalaamu'alaikum Warohmatulloohi Wabarokaatuh


Bismillaahirrohmaanirrohiim

Malem kemarin ketik-ketik keyboard edit materi fiqih untuk diposting di blog, lelah mengetik ana berhenti dan istirahat terus dilanjutkan dengan Edit2 Gambar di Corel. Kebetulan lagi ingin edit2 gambar. Maklum masih sangat jauh dari kata "AHLI", alias masih amatiran. Jadi hasilnya masih sangat sederhana. Tapi, ana cukup merasa senang dengan hasilnya...

Gambar ana nya sendiri diambil dari salah satu koleksi poto saat Liburan di Taman Margasatwa Ragunan. Ana tambahin gambar bambu dan yang lainnya, dan hasilnya SEPERTI terlihat di bawah ini:


Alhamdulillaahirobbil-'aalamiin


Wassalaamu'alaikum Warohmatulloohi Wabarokaatuh


<'@II<   maH-Taj   ^_^ !!            (18  Rajab 1433 H)
Selengkapnya...

Kamis, 07 Juni 2012

Hadits 12 - Meninggalkan Sesuatu yang Tidak Berguna

Hadits Arba'in An-Nawawiyah

Assalaamu 'Alaimkum Warohmatulloohi Wabarokaatuh

Bismillaahirrohmaanirrohiim 

عَنْ أ َبـِيْ هُرَيْرَة َ رَضِيَ اللهُ عَنـْهُ قـَالَ قـَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلـَّى اللهُ عَلـَيْهِ وَسَلـَّمَ مِنْ حُسْنِ اِسْلاَمِ الـْـمَرْءِ تـَرْكـُهُ مَا لاَ يُعْنِيْهِ .  حَدِيْثٌ حَسَنٌ
(رواه الترمذي وغيره هكذا)

Dari Abu Huroiroh -rodhiyalloohu ’anhu- berkata: Telah bersabda Rosululloh -Shollalloohu ’Alaihi Wasallam-: ”Sebagian dari kebaikan keislaman seseorang ialah meninggalkan sesuatu yang tidak berguna baginya (tidak layak bagi dirinya).”

Hadits Hasan diriwayatkan oleh Tirmidzi dan lainnya.

Walloohu A'lam Bishshowaab
Alhamdulillaahirobbil-'aalamiin

Wassalaamu'alaikum Warohmatulloohi Wabarokaatuh


<'@II<   maH-Taj   ^_^ !!           (17 Rajab 1433 H)
Selengkapnya...

Senin, 04 Juni 2012

Kitab Sholat - Sholat 'Id (Hari Raya)

Assalaamu 'Alaikum Warohmatulloohi Wabarokaatuh


Bismillaahirrohmaanirrohiim


***

وصلاة العيدين سنة مؤكدة وهي ركعتان يكبر في الأولى سبعا سوى تكبيرة الإحرام وفي الثانية خمسا سوى تكبيرة القيام ويخطب بعدها خطبتين يكبر في الأولى تسعا وفي الثانية سبعا. ويكبر من غروب الشمس من ليلة العيد الى ان يدخل الإمام في الصلاة وفي الأضحى خلف الصلوات المفروضات من صبح يوم عرفة الى العصر من آخر ايام التشريق.

Sholat ‘Idain (‘Idul Fitri dan ‘Idul Adha) adalah sunnah muakkadah. Jumlah roka’atnya dua. Pada roka’at pertama bertakbir sebanyak tujuh kali selain takbirotul ihrom dan pada roka’at kedua bertakbir sebanyak lima kali selain takbirotul qiyaam (bangkit dari sujud).

Setelah sholat, berkhutbah dua kali dengan melantunkan takbir pada khutbah pertama sebanyak sembilan kali dan pada khutbah kedua sebanyak tujuh kali.

Hendaknya melantunkan takbir semenjak matahari terbenam pada malam ‘Id sampai imam mengerjakan sholat. Ketika ‘Idul Adha, hendaknya melantunkan takbir setiap kali selesai sholat-sholat fardhu semenjak Shubuh hari ‘Arafah sampai Ashar pada hari tasyriq.

***

Penjelasan :
Selengkapnya...

yAnG IkUt bLoG iNi :

Template by:
Free Blog Templates