Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang


Dengan segala rasa CINTA dan RINDU kepada Junjungan kita semua, Kanjeng Nabi Muhammad -Shollalloohu 'Alaihi Wasallam-. Mari kita semua bersholawat,

اللـّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلـِّمْ عَلـَى سَـيِّـدِنـَا مُحَمَّدٍ وَّعَلـَى اٰلِهِ وَصَحْبـِهِ اَجْمَعِيْنَ


Semoga Hidup Kita Menjadi Lebih Barokah
Semoga Menjadi Insan yang dapat mempertahankan dan kian meningkatkan ibadah untuk memperoleh Ridho Allah -Subhaanahu Wata'ala-
Semoga kita semua dipertemukan dengan Rosululloh -Shollallohu 'Alaihi Wasallam- dan kelak mendapatkan Syafa'at Agung dari beliau di Akhirat.
Ammiin...

<'@II< maH-Taj ^_^ !!


Kamis, 31 Mei 2012

Kitab Sholat - Sholat Jum'at

Assalaamu'alaikum Warohmatulloohi Wabarokaatuh

Bismillaahirrohmaanirrohiim

Syarat Wajib Sholat Jum’at

***
 وشرائط وجوب الجمعة سبعة أشياء الإسلام والبلوغ والعقل والحرية والذكورية والصحة والإستيطان.

Syarat wajib sholat Jum’at ada tujuh macam, yaitu:
1.      Islam
2.      Baligh
3.      Berakal
4.      Merdeka
5.      Laki-laki
6.      Sehat
7.      Mukim

***

Penjelasan :
1.      Dasar diwajibkannya sholatJum’at adalah:
Firman Allah -Subhaanahu Wata’ala-,

يَـٰـٓأ َيُّهَا الـَّذِيْنَ ءَامَنـُوٓا اِذ َا نـُوْدِيَ لِلصَّلـَٰوةِ مِنْ يَوْمِ ٱلـْجُمُعَةِ فـَٱسْعَوْا اِلـَٰى ذِكـْرِ ٱللهِ وَذ َرُوا ٱلـْبَيْعَ ۚ  ذ َٰلِكـُمْ خـَيْرٌ لـَّكـُمْ اِنْ كـُنـْتـُمْ تـَعْلـَمُوْنَ {٩}
Hai orang-orang beriman, apabila diseru  untuk menunaikan sholat Jum’at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.
(Al-Jumu’ah [62]: 9)

Muslim (865) dan selainnya meriwayatkan dari Abu Huroiroh dan Ibnu ‘Umar -rodhiyalloohu ‘anhumaa- bahwa keduanya mendengar Rosululloh -shollalloohu ‘alaihi wasallam- bersabda di atas mimbar,

لـَـيَنـْتـَهـِيَنَّ اَقـْوَامٌ عَنْ وَدْعِهـِمُ الـْجُمُعَاتِ اَوْ لـَيَخْتِمَنَّ اللهُ عَلـَى قـُلـُوْبـِـهـِمْ ثـُمَّ لـَيَكـُوْنـُنَّ مِنَ الـْغـَافِلِيْنَ.
Sungguh,  jika sekelompok orang tidak berhenti dari kebiasaan mereka meninggalkan (sholat) Jum’at, niscaya Allah akan menutup hati mereka, kemudian mereka menjadi bagian dari orang-orang yang lalai.

2.      Dalil syarat pertama sampai ketiga telah ditunjukkan dalam pembahasan di bagian awal Kitab Sholat, sedangkan dalil syarat keempat sampai ketujuh adalah berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Daruquthni (2/3) dan selainnya dari Jabir -rodhiyalloohu ‘anhu- dari Nabi -shollalloohu ‘alaihi wasallam-, beliau bersabda,

مَنْ كـَانَ يُؤْمِنُ بـِاللهِ وَالـْيَوْمِ الآخِرِ فـَعَلـَيْهِ الـْجُمُعُة ُ اِلاَّ امْرَاَة ً وَمُسَافِرًا وَعَبْدًا وَمَرِيْضًا.
Barangsiapa beriman kepada Allah dan Hari Akhir, dia harus mengerjakan (sholat) Jum’at, kecuali seorang perempuan, musafir, hamba sahaya dan orang sakit.

Menurut riwayat Abu Dawud (1067) dari Thoriq bin Syihab -rodhiyalloohu ‘anhu- dari Nabi -shollalloohu ‘alaihi wasallam-, beliau bersabda,

الـْجُمُعَة ُ حَقٌّ وَاجـِـبٌ عَلـَى كـُلِّ مُسْـلِمٍ فِيْ جَمَاعَةٍ اِلاَّ اَرْبَعَة ً عَبْدٌ مَمْلـُوْكٌ اَوْ امْرَاَةٌ اَوْ صَبـِيٌّ اَوْ مَرِيْضٌ.
(Sholat) Jum’at adalah hak wajib bagi setiap muslim dengan berjama’ah, kecuali terhadap empat orang: hamba sahaya, atau perempuan, atau anak kecil, atau orang yang sakit.
 
- [ 00000 ] -

Syarat Pelaksanaan Sholat Jum’at

***
وشرائط فعلها ثلاثة أن تكون البلد مصرا أوقرية وأن يكون العدد أربعين من أهل الجمعة وأن يكون الوقت باقيا فإن خرج الوقت أو عدمت الشروط صليت ظهرا.
Syarat pelaksanaan sholat Jum’at ada tiga macam, yaitu:
1.      Tempat pelaksanaannya adalah di kota atau desa.
2.      Jumlah orang yang mengerjakannya sebanyak 40 orang.
3.      Waktu pelaksanaannya berlangsung dalam waktu Zhuhur. Jika waktunya telah berlalu atau syarat-syaratnya tidak terpenuhi, maka dikerjakan sholat Zhuhur.

***

Penjelasan :
1.      Tempat pelaksanaan sholat Jum’at harus di kota atau desa. Sebab, Nabi -shollalloohu ‘alaihi wasallam- dan para sahabatnya tidak mengerjakan sholat Jum’at kecuali di tempat seperti ini. Kabilah-kabilah Arab yang tinggal di sekitar Madinah tidak mengerjakan sholat Jum’at. Nabi -shollalloohu ‘alaihi wasallam- tidak memerintahkan mereka untuk mengerjakannya.

2.      Jumlah orang yang mengerjakannya sebanyak 40 orang, yaitu mereka yang memenuhi syarat-syarat yang telah disebutkan tadi. Tentang syarat jumlah ini ditunjukkan oleh hadits yang diriwayatkan Daruquthni (2/4) dan baihaqi (3/177) dari Jabir -rodhiyalloohu ‘anhu-, dia berkata, “Sunnah telah berlalu adalah bahwa pada setiap 40 orang atau lebih harus mengerjakan sholat Jum’at.”

Abu Dawud (1069) dan selainnya meriwayatkan dari Ka’ab bin Malik -rodhiyalloohu ‘anhu- bahwa orang yang pertama kali melaksanakan sholat Jum’at bersama mereka adalah As’ad bin Ziroroh. Ketika itu, jumlah mereka ada empat puluh orang.

3.      Bukhori (3935) dan Muslim (860) meriwayatkan dari Salamah bin Al-Akwa’ -rodhiyalloohu ‘anhu-, dia berkata, “Kami mengerjakan sholat Jum’at bersama Nabi -shollalloohu ‘alaihi wasallam-, kemudian kami membubarkan diri. Pada waktu itu, dinding tidak memiliki bayangan lagi untuk kami berteduh.” Keduanya (897, 859) juga meriwayatkan dari Sahl bin Sa’ad -rodhiyalloohu ‘anhu-, dia berkata, “Kami tidak tidur siang dan makan kecuali setelah sholat Jum’at.”

Tidur siang, maksudnya tidur pada pertengahan siang untuk istirahat.

Kedua hadits ini menunjukkan bahwa sholat Jum’at tidak dikerjakan kecuali pada waktu Zhuhur, bahkan di awalnya.

- [ 00000 ] -

Rukun-rukun Sholat Jum’at

***
وفرائضها ثلاثة خطبتان يقوم فيهما ويجلس بينهما وأن تصلى ركعتين في جماعة.
Fardhu (rukun) dalam sholat Jum’at ada tiga, yaitu:
1.      Ada dua khutbah yang dilaksanakan dengan berdiri.
2.      Duduk di antara dua khutbah.
3.      Sholat dua roka’at dengan berjama’ah.

***

Penjelasan :
1.      Mengenai duduk diantara dua khutbah, Bukhori (878) dan Muslim (861) meriwayatkan dari Ibnu ‘Umar -rodhiyalloohu ‘anhumaa-, dia berkata, “Nabi -shollalloohu ‘alaihi wasallam- khutbah dengan berdiri, kemudian duduk, kemudian berdiri sebagaimana kalian lakukan sekarang ini.”

2.      Dasar sholat dua roka’at adalah ijma’. Nasa’i (3/111) dan selainnya meriwayatkan dari Umar -rodhiyalloohu ‘anhu-, dia berkata, “Sholat jum’at itu dua roka’at… Berdasarkan sabda Muhammad -shollalloohu ‘alaihi wasallam-.

3.      Sholat Jum’at harus dikerjakan secara berjama’ah karena begitulah yang dikerjakan pada masa Nabi -shollalloohu ‘alaihi wasallam- dan para Khulafa’ Rosyidin.

Hal itu berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud (1067) dari Thariq bin Syihab -rodhiyalloohu ‘anhu-, dari Nabi -shollalloohu ‘alaihi wasallam-, beliau bersabda,

الـْجُمُعَة ُ حَقٌّ وَاجـِـبٌ عَلـَى كـُلِّ مُسْـلِمٍ فِيْ جَمَاعَةٍ
(Sholat) Jum’at adalah hak wajib bagi setiap Muslim dengan berjama’ah.

- [ 00000 ] -

Sunnah Haiat Dalam Sholat Jum’at

***
وهيئاتها أربع خصال الغسل وتنظيف الجسد ولبس الثياب البيض وأخذ الظفر والطيب. ويستحب الإنصات في وقت الخطبة ومن دخل والإمام يخطب صلى ركعتين خفيفتين ثم يجلس.
Haiat dalam sholat Jum’at ada empat, yaitu:
1.      Mandi dan membersihkan badan.
2.      Memakai pakaian putih.
3.      Memotong kuku.
4.      Memakai wangi-wangian.
Disunnahkan untuk diam pada saat khutbah. Barangsiapa masuk masjid sementara imam sedang berkhutbah, hendaknya dia mengerjakan sholat dua roka’at ringan, kemudian duduk.

***

Penjelasan :
1.      Bukhori (843) dan selainnya meriwayatkan dari Salman Al-Farisy -rodhiyalloohu ‘anhu-, dia berkata: Nabi -shollalloohu ‘alaihi wasallam- bersabda,

لاَ يَغـْتـَسِلُ رَجُلٌ يَوْمَ الـْـجُمُعَةِ وَيَتـَطـَـهَّرُ مَا اسْتـَطـَاعَ مِنْ طـُهْرٍ وَيَدَّهِنُ مِنْ دُهْنِهِ اَوْ يَمَسُّ مِنْ طِيْبِ بَيْتِهِ ثـُمَّ يَخـْرُجُ فـَلاَ يُفـَرِّقُ بَيْنَ اثـْنـَيْنِ ثـُمَّ يُصَلـِّي مَا كـُتِبَ لـَهُ ثـُمَّ يُنـْصِتُ اِذ َا تـَكـَلـَّمَ الاِمَامُ اِلاَّ غـُفِرَ لـَهُ مَا بَيْنـَهُ وَبَيْنَ الـْـجُمُعَةِ الاُخـْرَى.
Apabila seorang laki-laki mandi pada hari Jum’at, bersuci sesuai dengan kemampuannya, memakai minyak, atau memakai wewangian rumahnya, kemudian berangkat dan tidak memisahkan diantara dua orang, kemudian mengerjakan sholat yang diwajibkan kepadanya, kemudian diam ketika Imam berbicara, niscaya dia diampuni antara hari Jum’at ini dengan Jum’at lainnya.

Ahmad (3/81) meriwayatkan, “Memakai pakaian terbaiknya.” Disunnahkan untuk memilih pakaian yang berwarna putih berdasarkan hadits Tirmidzi (994) dan selainnya,

الـْـبَسُـوْا مِنْ ثِيَابـِكـُمْ الـْـبَيَاضَ فـَاِنـَّهَا مِنْ خـَيْرِ ثِـيَابـِكـُمْ وَكـَفـِّنـُوْا فِيْهَا مَوْتـَاكـُمْ.
Pakailah pakaian kalian yang berwarna putih karena ia adalah salah satu pakaian terbaik kalian. Juga kafanilah mayat kalian dengannya.

Al-Bazzar dalam Musnad-nya meriwayatkan bahwa Rosululloh -shollalloohu ‘alaihi wasallam- memotong kukunya dan menggunting kumisnya pada hari Jum’at.

2.      Bukhori (892), Muslim (851), dan selain keduanya meriwayatkan dari Abu Huroiroh -rodhiyalloohu ‘anhu- bahwa Nabi -shollalloohu ‘alaihi wasallam- bersabda,

اِذ َا قـُلـْتَ لِصَاحِبـِكَ يَوْمَ الـْـجُـمُعَةِ اَنـْصِتْ وَالاِمَامُ يَخـْطـُبُ فـَقـَدْ لـَغـَوْتَ.
Jika engkau mengatakan kepada temanmu di hari Jum’at, ‘Diamlah’, sementara sedang berkhutbah, maka engkau telah bermain-main.

Menurut Abu Dawud (1051) dari Ali -rodhiyalloohu ‘anhu-,

وَمَنْ لـَغـَا فـَلـَيْسَ لـَهُ فِيْ جُمُعَـتِهِ تِلـْكَ شَيْءٌ.
Barangsiapa bermain-main, dia tidak mendapatkan apa pun dari Jum’atnya itu.

Artinya, dia tidak mendapatkan pahala sempurna.

Bermain-main di sini maksudnya adalah mengucapkan perkataan yang tidak baik.

3.      Muslim (875) meriwayatkan dari Jabir -rodhiyalloohu ‘anhu-, bahwa Rosululloh -shollalloohu ‘alaihi wasallam- bersabda,

اِذ َا جَاءَ اَحَدُكـُمْ يَوْمَ الـْـجُـمُعَـةِ وَالاِمَامُ يَخـْطـُـبُ فـَلـْـيَرْكـَعْ رَكـْعَتـَيْنِ وَلـْـيَـتـَجَوَّزْ فِيْهـِمَـا.
Jika salah seorang diantara kalian datang (ke masjid) pada hari Jum’at ketika imam sedang berkhutbah, hendaknya dia mengerjakan sholat dua roka’at dan meringankan keduanya. (Lihat juga Bukhori 888).

- [ 00000 ] -
 
Walloohu A'lam Bishshowab
Alhamdulillaahirobbil-'aalamiin


Wassalaamu'alaikum Warohmatulloohi Wabarokaatuh

Link Yang Bersangkutan: KITAB AT-TAQRIB


<'@II<   maH-Taj   ^_^ !!        (10 Rajab 1433 H)

5 PENDAPAT:

A. Arvi mengatakan...

Alhamdulillah bertemu dengan blog yang berisikan ajaran mulia, semoga allah membalas setiap jari jemari yang mengetikan tulisan ini untuk dibaca kepada mas tatang. salam kenal dari saya

ANTOS ( SITUSARNES) mengatakan...

Alhamdulillah, segala puji bagi allah swt atas segala ilmunya yg luas..

Tatang Tajudin Ibnu Supyan mengatakan...

Alhamdulillah...
@A.Arvi: Syukron atas do'anya. Semoga Barokah. Ammiin... Salam kenal juga.
@ANTOS: Alhamdulillah.. Semoga Bermanfaat. Ilmu hanya milik Allah..
@All: do'akan semoga tetap istiqomah dalam kebaikan..

covalimawati mengatakan...

Assalamualaikum.. jumpa di sini lg.. smoga makin nambah ilmu.. :)

Tatang Tajudin Ibnu Supyan mengatakan...

Wa'alaikumussalam Warohmatullooh
Ammiin Syukron atas do'anya. Semoga Barokah.

Posting Komentar

Silahkan Beri Pendapat dan Komentar, jangan sungkan, ana akan sangat senang menerima saran, keritik, atau apapun itu. Silahkaaan...

yAnG IkUt bLoG iNi :

Template by:
Free Blog Templates