Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang


Dengan segala rasa CINTA dan RINDU kepada Junjungan kita semua, Kanjeng Nabi Muhammad -Shollalloohu 'Alaihi Wasallam-. Mari kita semua bersholawat,

اللـّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلـِّمْ عَلـَى سَـيِّـدِنـَا مُحَمَّدٍ وَّعَلـَى اٰلِهِ وَصَحْبـِهِ اَجْمَعِيْنَ


Semoga Hidup Kita Menjadi Lebih Barokah
Semoga Menjadi Insan yang dapat mempertahankan dan kian meningkatkan ibadah untuk memperoleh Ridho Allah -Subhaanahu Wata'ala-
Semoga kita semua dipertemukan dengan Rosululloh -Shollallohu 'Alaihi Wasallam- dan kelak mendapatkan Syafa'at Agung dari beliau di Akhirat.
Ammiin...

<'@II< maH-Taj ^_^ !!


Minggu, 29 Januari 2012

Hadits 6 - Syubhat

Hadits Arba'in An-Nawawiyah

Assalaamu'alaikum Warohmatulloohi Wabarokaatuh


Bismillaahirrohmaanirrohiim

عَنْ اَبـِيْ عَبْدِ اللهِ النـُّـعْمَانِ بْنِ بَشِيْرٍ رَضِيَ اللهُ عَنـْهُمَا قـَالَ سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلـَّى اللهُ عَلـَيْهِ وَسَلـَّمَ يَقـُوْلُ: اِنَّ الـْـحَلاَلَ بَيِّنٌ وَاِنَّ الـْـحَرَامَ بَيِّنٌ وَبَيْنـَهُمَا اُمُوْرٌ مُتـَشَابـِهَاتٌ لاَ يَعْلـَمُهُنَّ كـَثِيْرٌ مِنَ النـَّاسِ فـَمَنِ اتـَّقـَى الشُّبُهَاتِ فـَقـَدِ اسْتـَبْرَأَ لِدِيْنِهِ وَعِرْضِهِ وَمَنْ وَقـَعَ فِي الشُّبُهَاتِ وَقـَعَ فِي الـْـحَرَامِ كـَالرَّاعِى يَرْعَى حَوْلَ الـْـحِمَى يُوْشِكُ اَنْ يَرْتـَعَ فِيْهِ اَلاَ وَاِنَّ لِكـُلِّ مَلِكٍ حِمَى اَلاَ وَاِنَّ حِمَى اللهِ مَحَارِمُهُ اَلاَ وَاِنَّ فِيْ الـْجَسَدِ مُضْغـَة ً اِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الـْجَسَدُ كـُلـُّهُ وَاِذَا فـَسَدَتْ فـَسَدَ الـْجَسَدُ كـُلـُّهُ اَلاَ وَهِيَ الـْقـَلـْبُ
(رواه البخارى ومسلم)

Dari Abi Abdillah An-Nu’man bin Basyir -rodhiyallohu ‘anhu- berkata, aku telah mendengar Rosululloh -Shollallohu ‘Alaihi Wasallam- bersabda: “Sesungguhnya sesuatu yang halal itu jelas dan sesungguhnya sesuatu yang haram itu jelas. Sedangkan diantara keduanya ada perkara yang samar-samar2)  yang kebanyakan manusia tidak mengetahuinya. Barangsiapa menjaga dirinya dari perkara yang samar-samar, berarti ia telah membersihkan agama dan kehormatannya. Barangsiapa melakukan perkara yang samar-samar maka ia telah jatuh dalam perkara yang haram seperti menggembala di sekeliling tanah larangan (halaman orang lain) maka lambat laun ia akan masuk ke dalamnya. Ingatlah bahwa tiap-tiap raja ada larangannya. Larangan Allah ialah yang diharamkan-Nya. Ingatlah bahwa dalam jasad itu ada sekerat daging. Jika ia baik, baiklah seluruh jasadnya dan jika ia rusak, rusaklah seluruh jasadnya. Ingatlah daging itu adalah hati.”

Diriwayatkan oleh Imam Bukhori dan Muslim.

1)      Perkara yang samar adalah syubhat artinya yang tidak jelas haram atau halalnya.

Walloohu A'lam Bishshowaab
Alhamdulillaahirobbil-'aalamiin


Wassalaamu'alaikum Warohmatulloohi Wabarokaatuh


<'@II<     maH-Taj    ^_^ !!          (06 Robi'ul Awal 1433 H)

1 PENDAPAT:

O CIKTEDDY mengatakan...

terima kasih untuk perkongsiannya ^_^

Posting Komentar

Silahkan Beri Pendapat dan Komentar, jangan sungkan, ana akan sangat senang menerima saran, keritik, atau apapun itu. Silahkaaan...

yAnG IkUt bLoG iNi :

Template by:
Free Blog Templates