Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang


Dengan segala rasa CINTA dan RINDU kepada Junjungan kita semua, Kanjeng Nabi Muhammad -Shollalloohu 'Alaihi Wasallam-. Mari kita semua bersholawat,

اللـّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلـِّمْ عَلـَى سَـيِّـدِنـَا مُحَمَّدٍ وَّعَلـَى اٰلِهِ وَصَحْبـِهِ اَجْمَعِيْنَ


Semoga Hidup Kita Menjadi Lebih Barokah
Semoga Menjadi Insan yang dapat mempertahankan dan kian meningkatkan ibadah untuk memperoleh Ridho Allah -Subhaanahu Wata'ala-
Semoga kita semua dipertemukan dengan Rosululloh -Shollallohu 'Alaihi Wasallam- dan kelak mendapatkan Syafa'at Agung dari beliau di Akhirat.
Ammiin...

<'@II< maH-Taj ^_^ !!


Minggu, 21 November 2010

SAHABAT

Assalamu'alaikum Warohamtullohi Wabarokatuh
Bismillaahirrohmaanirrohiim



SAHABAT... SAHABAT... ya SAHABAT.

Apa sih gunanya punya sahabat? Apakah disaat susah baru sahabat itu berguna? Apakah disaat kesulitan sahabat akan bersedia menolong? Apakah disaat kita berbuat salah sahabat akan mengingatkan bahwa itu salah? atau bagaimana???

Bukanlah hal yang mudah untuk mengubah suatu pandangan atau prinsip yang sudah lama kita anut. "Seseorang yang mempunyai kepribadian yang kuat adalah orang yang berani mengubah pandangannya yang salah" Sedangkan orang yang tetap mempertahankan pandangannya yang salah justru adalah orang yang lemah. Disinilah peranan SAHABAT untuk membantu dan selalu mengingatkan kita untuk selalu memperbaiki diri dan selalu berada di jalan yang Allah Subhanahu Wata'ala ridhoi.

Seorang sahabat akan jujur mengatakan suatu kebenaran walau itu terasa menyakitkan dan bahkan akan membuatnya dibenci dan dimusuhi. Ujian berat bagi persahabatan adalah ketika CINTA masuk didalamnya. Memang seorang sahabat tida akan mengorbankan persahabatan hanya karena cinta sesaat yang bisa menghancurkan hubungan mereka yang telah terjalin. 

Seseorang berkata kadang lebih baik menceritakan masalah kita kepada a total stranger atau orang yang tidak terlalu dekat dengan kita. Apalagi bila curhat itu hanya akan membebani pikiran sahabat kita. Benarkah itu?? Bukankah arti sahabat adalah berbagi semuanya baik suka maupun duka? Apakah guna sahabat hanya dikala senang? Akankah kita mengeluh dan terbebani bila sahabat kita menceritakan masalahnya? Bukankah justru itu kegunaan sahabat? Seseorang yang akan menopang kita bahkan disaat-saat kita tidak bisa menanggung beban seorang diri. Bila kita menganggap sahabat bukan sebagai tempat kita berbagi baik kegembiraan maupun masalah kita, maka kita tidak menganggap dia benar-benar sebagai seorang sahabat.
Persahabatan yang membuat diri kita merasa punya tempat bersandar. Apapun yang kita lakukan, sekeras apapun usaha kita dan sebaik apapun hasilnya, tentu tidak akan berarti tanpa orang disamping kita, kepada siapa kita bisa membaginya???

Sahabat sejati akan mengerti ketika kita berkata "aku lupa", akan menunggu selamanya ketika kita berkata "tunggu sebentar", akan tetap tinggal ketika kita berkata "tinggalkan aku sendiri", akan segera membuka pintu meski kita belum mengetuk pintu dan mempersilahkan kita masuk meski kita belum berkata "bolehkah aku masuk?".

Salah satu sahabatku berkata: "Kalau saya diminta untuk memilih salah satu dari dua pilihan Memilih Cinta atau Sahabat, maka saya akan dan pasti memilih SAHABAT " dan ketika saya bertanya alasannya kenapa dia memilih cinta, bukankah kebanyakan orang berkata bahwa hidup akan terasa begitu hampa jika tanpa CINTA?. Sahabatku pun menjawabnya dengan jawaban yang sederhana, sahabatku berkata "dari SAHABAT akan menghasilkan CINTA yang tulus, tapi dari CINTA jarang sekali menghasilkan SAHABAT, bahkan, kebanyakan orang yang tadinya dilanda cinta akan jauh dan dilanda kebencian, kemarahan, juga dendam disaat orang itu kehilangan CINTA tersebut.

Ketika orang yang bersahabat dan bercinta jauh dengan sahabatnya dan jauh dengan yang dicintainya (dalam konteks ini bisa disebut dengan 'pacarnya') ada persamaannya yaitu mereka sama-sama "KHAWATIR", tapi dari persamaan ini timbul perbedaan yaitu, jika seseorang jauh dengan sahabatnya yang timbul adalah khawatir akan keadaan dan keselamatannya dan berikutnya orang tersebut akan mendo'akan agar sahabatnya itu diberikan keselamatan oleh Allah Subhanahu Wata'ala, tapi jika seseorang jauh dengan orang yang dicintainya (pacarnya/kekasihnya) yang timbul adalah khawatir kalau-kalau pacarnya itu selingkuh dengan orang lain, kalau-kalau pacarnya itu sedang berduaan dengan orang lain, yang akhirnya orang tersebut meng-SMS atau bertanya jika sudah bertemu dengan pertanyaan-pertanyaan berikut: kamu lagi ngapain? sama siapa? kamu pergi sama cowo atau cewe? tadi kamu makan sama siapa? dan bla bla bla??? bla bla bla???

Jika ingin menjalin suatu hubungan lebih baik "BERSAHABAT", kalaupun harus berCINTA maka menCINTAilah karena Allah, Cintailah orang lain didasarkan kepada kecintaan kita kepada ALLAH Subhanahu Wata'ala...

Wallohu A'lam Bishshowab.
Semoga bermanfaat dan hidup kita menjadi lebih barokah. Amiin

Alhamdulillaahirobbil'aalamiin



Wassalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

<'@II<   maH-Taj  ^_^ !!   (14 Dzulhijjah 1431 H)

1 PENDAPAT:

covalimawati mengatakan...

Subhanallah.. bagus sekali tulisan ini.. sederhana tapi menjelaskan semuanya.. daleem bgt.. I totaly agree.. :)

Posting Komentar

Silahkan Beri Pendapat dan Komentar, jangan sungkan, ana akan sangat senang menerima saran, keritik, atau apapun itu. Silahkaaan...

yAnG IkUt bLoG iNi :

Template by:
Free Blog Templates