Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang


Dengan segala rasa CINTA dan RINDU kepada Junjungan kita semua, Kanjeng Nabi Muhammad -Shollalloohu 'Alaihi Wasallam-. Mari kita semua bersholawat,

اللـّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلـِّمْ عَلـَى سَـيِّـدِنـَا مُحَمَّدٍ وَّعَلـَى اٰلِهِ وَصَحْبـِهِ اَجْمَعِيْنَ


Semoga Hidup Kita Menjadi Lebih Barokah
Semoga Menjadi Insan yang dapat mempertahankan dan kian meningkatkan ibadah untuk memperoleh Ridho Allah -Subhaanahu Wata'ala-
Semoga kita semua dipertemukan dengan Rosululloh -Shollallohu 'Alaihi Wasallam- dan kelak mendapatkan Syafa'at Agung dari beliau di Akhirat.
Ammiin...

<'@II< maH-Taj ^_^ !!


Minggu, 28 Februari 2010

Biografi Imam Bukhari

Nama lengkapnya adalah Abu Abdullah Muhammad bin Ismail bin Al Mughirah bin Bardizbah Al Bukhari Al Ju’fi. Akan tetapi beliau lebih terkenal dengan sebutan Imam Bukhari, karena beliau lahir di kota Bukhara, Turkistan.

Sewaktu kecil Al Imam Al Bukhari buta kedua matanya. Pada suatu malam ibu beliau bermimpi melihat Nabi Ibrahim ‘Alaihissalaam yang mengatakan, “Hai Fulanah (yang beliau maksud adalah ibu Al Imam Al Bukhari, pent), sesungguhnya Allah telah mengembalikan penglihatan kedua mata putramu karena seringnya engkau berdoa”. Ternyata pada pagi harinya sang ibu menyaksikan bahwa Allah telah mengembalikan penglihatan kedua mata putranya.

Ketika berusia sepuluh tahun, Al Imam Al Bukhari mulai menuntut ilmu, beliau melakukan pengembaraan ke Balkh, Naisabur, Rayy, Baghdad, Bashrah, Kufah, Makkah, Mesir, dan Syam.
Guru-guru beliau banyak sekali jumlahnya. Di antara mereka yang sangat terkenal adalah Abu ‘Ashim An-Nabiil, Al Anshari, Makki bin Ibrahim, Ubaidaillah bin Musa, Abu Al Mughirah, ‘Abdan bin ‘Utsman, ‘Ali bin Al Hasan bin Syaqiq, Shadaqah bin Al Fadhl, Abdurrahman bin Hammad Asy-Syu’aisi, Muhammad bin ‘Ar’arah, Hajjaj bin Minhaal, Badal bin Al Muhabbir, Abdullah bin Raja’, Khalid bin Makhlad, Thalq bin Ghannaam, Abdurrahman Al Muqri’, Khallad bin Yahya, Abdul ‘Azizi Al Uwaisi, Abu Al Yaman, ‘Ali bin Al Madini, Ishaq bin Rahawaih, Nu’aim bin Hammad, Al Imam Ahmad bin Hanbal, dan sederet imam dan ulama ahlul hadits lainnya.

Murid-murid beliau tak terhitung jumlahnya. Di antara mereka yang paling terkenal adalah Al Imam Muslim bin Al Hajjaj An Naisaburi, penyusun kitab Shahih Muslim.
Al Imam Al Bukhari sangat terkenal kecerdasannya dan kekuatan hafalannya. Beliau pernah berkata, “Saya hafal seratus ribu hadits shahih, dan saya juga hafal dua ratus ribu hadits yang tidak shahih”. Pada kesempatan yang lain belau berkata, “Setiap hadits yang saya hafal, pasti dapat saya sebutkan sanad (rangkaian perawi-perawi)-nya”.

Beliau juga pernah ditanya oleh Muhamad bin Abu Hatim Al Warraaq, “Apakah engkau hafal sanad dan matan setiap hadits yang engkau masukkan ke dalam kitab yang engkau susun (maksudnya : kitab Shahih Bukhari, pent.)?” Beliau menjawab, ”Semua hadits yang saya masukkan ke dalam kitab yang saya susun itu sedikit pun tidak ada yang samar bagi saya”.
Anugerah Allah kepada Al Imam Al Bukhari berupa reputasi di bidang hadits telah mencapai puncaknya. Tidak mengherankan jika para ulama dan para imam yang hidup sezaman dengannya memberikan pujian (rekomendasi) terhadap beliau. Berikut ini adalah sederet pujian (rekomendasi) termaksud:

Muhammad bin Abi Hatim berkata, “Saya mendengar Ibrahim bin Khalid Al Marwazi berkata, “Saya melihat Abu Ammar Al Husein bin Harits memuji Abu Abdillah Al Bukhari, lalu beliau berkata, “Saya tidak pernah melihat orang seperti dia. Seolah-olah dia diciptakan oleh Allah hanya untuk hadits”.

Abu Bakar Muhammad bin Ishaq bin Khuzaimah berkata, “Saya tidak pernah meliahat di kolong langit seseorang yang lebih mengetahui dan lebih kuat hafalannya tentang hadits Rasulullah Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam dari pada Muhammad bin Ismail (Al Bukhari).”Muhammad bin Abi Hatim berkata, “ Saya mendengar Abu Abdillah (Al Imam Al Bukhari) berkata, “Para sahabat ‘Amr bin ‘Ali Al Fallaas pernah meminta penjelasan kepada saya tentang status (kedudukan) sebuah hadits. Saya katakan kepada mereka, “Saya tidak mengetahui status (kedudukan) hadits tersebut”. Mereka jadi gembira dengan sebab mendengar ucapanku, dan mereka segera bergerak menuju ‘Amr. Lalu mereka menceriterakan peristiwa itu kepada ‘Amr. ‘Amr berkata kepada mereka, “Hadits yang status (kedudukannya) tidak diketahui oleh Muhammad bin Ismail bukanlah hadits”.

Al Imam Al Bukhari mempunyai karya besar di bidang hadits yaitu kitab beliau yang diberi judul Al Jami’ atau disebut juga Ash-Shahih atau Shahih Al Bukhari. Para ulama menilai bahwa kitab Shahih Al Bukhari ini merupakan kitab yang paling shahih setelah kitab suci Al Quran.
Hubungannya dengan kitab tersebut, ada seorang ulama besar ahli fikih, yaitu Abu Zaid Al Marwazi menuturkan, “Suatu ketika saya tertidur pada sebuah tempat (dekat Ka’bah –ed) di antara Rukun Yamani dan Maqam Ibrahim. Di dalam tidur saya bermimpi melihat Nabi Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam. Beliau berkata kepada saya, “Hai Abu Zaid, sampai kapan engaku mempelajari kitab Asy-Syafi’i, sementara engkau tidak mempelajari kitabku? Saya berkata, “Wahai Baginda Rasulullah, kitab apa yang Baginda maksud?” Rasulullah menjawab, “ Kitab Jami’ karya Muhammad bin Ismail”. Karya Al Imam Al Bukhari yang lain yang terkenal adalah kita At-Tarikh yang berisi tentang hal-ihwal para sahabat dan tabi’in serta ucapan-ucapan (pendapat-pendapat) mereka. Di bidang akhlak belau menyusun kitab Al Adab Al Mufrad. Dan di bidang akidah beliau menyusun kitab Khalqu Af’aal Al Ibaad.

Ketakwaan dan keshalihan Al Imam Al Bukhari merupakan sisi lain yang tak pantas dilupakan. Berikut ini diketengahkan beberapa pernyataan para ulama tentang ketakwaan dan keshalihan beliau agar dapat dijadikan teladan.
Abu Bakar bin Munir berkata, “Saya mendengar Abu Abdillah Al Bukhari berkata, “Saya berharap bahwa ketika saya berjumpa Allah, saya tidak dihisab dalam keadaan menanggung dosa ghibah (menggunjing orang lain).”
Abdullah bin Sa’id bin Ja’far berkata, “Saya mendengar para ulama di Bashrah mengatakan, “Tidak pernah kami jumpai di dunia ini orang seperti Muhammad bin Ismail dalam hal ma’rifah (keilmuan) dan keshalihan”.
Sulaim berkata, “Saya tidak pernah melihat dengan mata kepala saya sendiri semenjak enam puluh tahun orang yang lebih dalam pemahamannya tentang ajaran Islam, leblih wara’ (takwa), dan lebih zuhud terhadap dunia daripada Muhammad bin Ismail.”

Al Firabri berkata, “Saya bermimpi melihat Nabi Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam di dalam tidur saya”. Beliau Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam bertanya kepada saya, “Engkau hendak menuju ke mana?” Saya menjawab, “Hendak menuju ke tempat Muhammad bin Ismail Al Bukhari”. Beliau Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam berkata, “Sampaikan salamku kepadanya!”

Al Imam Al Bukhari wafat pada malam Idul Fithri tahun 256 H. ketika beliau mencapai usia enam puluh dua tahun. Jenazah beliau dikuburkan di Khartank, nama sebuah desa di Samarkand. Semoga Allah Ta’ala mencurahkan rahmat-Nya kepada Al Imam Al Bukhari.


Sumber: Biografi Imam Bukhari


<'@~ maH-Taj ^_^ ! Selengkapnya...

Ahmad bin Hanbal / Imam Hambali

Ahmad bin Hanbal (781 - 855 M, 164 - 241 AH)

 (Arab أحمد بن حنبل‏‏ ) adalah seorang ahli hadits dan teologi Islam. Ia lahir di Marw (saat ini bernama Mary di Turkmenistan, utara Afganistan dan utara Iran) di kota Baghdad, Irak. Kunyah beliau Abu Abdillah lengkapnya: Ahmad bin Muhammad bin Hambal bin Hilal bin Asad Al Marwazi Al Baghdadi/ Ahmad bin Muhammad bin Hanbal dikenal juga sebagai Imam Hambali  

Biografi

Awal mula Menuntut Ilmu

Ilmu yang pertama kali dikuasai adalah Al Qur’an hingga beliau hafal pada usia 15 tahun, beliau juga mahir baca-tulis dengan sempurna hingga dikenal sebagai orang yang terindah tulisannya. Lalu beliau mulai konsentrasi belajar ilmu hadits di awal umur 15 tahun itu pula. Beliau telah mempelajari Hadits sejak kecil dan untuk mempelajari Hadits ini beliau pernah pindah atau merantau ke Syam (Syiria), Hijaz, Yaman dan negara-negara lainnya sehingga beliau akhirnya menjadi tokoh ulama yang bertakwa, saleh, dan zuhud. Abu Zur'ah mengatakan bahwa kitabnya yang sebanyak 12 buah sudah belau hafal di luar kepala. Belaiu menghafal sampai sejuta hadits. Imam Syafi'i mengatakan tetang diri Imam Ahmad sebagai berikut :
"Setelah saya keluar dari Baghdad, tidak ada orang yang saya tinggalkan di sana yang lebih terpuji, lebih shaleh dan yang lebih berilmu daripada Ahmad bin Hambal"
Abdur Rozzaq Bin Hammam yang juga salah seorang guru beliau pernah berkata,
"Saya tidak pernah melihat orang se-faqih dan se-wara' Ahmad Bin Hanbal"[2]

Keadaan fisik beliau

Muhammad bin ‘Abbas An-Nahwi bercerita, Saya pernah melihat Imam Ahmad bin Hambal, ternyata Badan beliau tidak terlalu tinggi juga tidak terlalu pendek, wajahnya tampan, di jenggotnya masih ada yang hitam. Ia senang berpakaian tebal, berwarna putih dan bersorban serta memakai kain. Yang lain mengatakan, “Kulitnya berwarna coklat (sawo matang)”

Keluarga beliau

Beliau menikah pada umur 40 tahun dan mendapatkan keberkahan yang melimpah. Ia melahirkan dari istri-istrinya anak-anak yang shalih, yang mewarisi ilmunya, seperti Abdullah dan Shalih. Bahkan keduanya sangat banyak meriwayatkan ilmu dari bapaknya.

Kecerdasan beliau

Putranya yang bernama Shalih mengatakan, Ayahku pernah bercerita, “Husyaim meninggal dunia saat saya berusia dua puluh tahun, kala itu saya telah hafal apa yang kudengar darinya”. Abdullah, putranya yang lain mengatakan, Ayahku pernah menyuruhku, “Ambillah kitab mushannaf Waki’ mana saja yang kamu kehendaki, lalu tanyakanlah yang kamu mau tentang matan nanti kuberitahu sanadnya, atau sebaliknya, kamu tanya tentang sanadnya nanti kuberitahu matannya”.
Abu Zur’ah pernah ditanya, “Wahai Abu Zur’ah, siapakah yang lebih kuat hafalannya? Anda atau Imam Ahmad bin Hambal?” Beliau menjawab, “Ahmad”. Ia masih ditanya, “Bagaimana Anda tahu?” beliau menjawab, “Saya mendapati di bagian depan kitabnya tidak tercantum nama-nama perawi, karena beliau hafal nama-nama perawi tersebut, sedangkan saya tidak mampu melakukannya”. Abu Zur’ah mengatakan, “Imam Ahmad bin Hambal hafal satu juta hadits”.

Pujian Ulama terhadap beliau

Abu Ja’far mengatakan, “Ahmad bin Hambal manusia yang sangat pemalu, sangat mulia dan sangat baik pergaulannya serta adabnya, banyak berfikir, tidak terdengar darinya kecuali mudzakarah hadits dan menyebut orang-orang shalih dengan penuh hormat dan tenang serta dengan ungkapan yang indah. Bila berjumpa dengan manusia, maka ia sangat ceria dan menghadapkan wajahnya kepadanya. Ia sangat rendah hati terhadap guru-gurunya serta menghormatinya”. Imam Asy-Syafi’i berkata, “Ahmad bin Hambal imam dalam delapan hal, Imam dalam hadits, Imam dalam Fiqih, Imam dalam bahasa, Imam dalam Al Qur’an, Imam dalam kefaqiran, Imam dalam kezuhudan, Imam dalam wara’ dan Imam dalam Sunnah”. Ibrahim Al Harbi memujinya, “Saya melihat Abu Abdillah Ahmad bin Hambal seolah Allah gabungkan padanya ilmu orang-orang terdahulu dan orang-orang belakangan dari berbagai disiplin ilmu”.

Kezuhudannya

Beliau memakai peci yang dijahit sendiri. Dan kadang beliau keluar ke tempat kerja membawa kampak untuk bekerja dengan tangannya. Kadang juga beliau pergi ke warung membeli seikat kayu bakar dan barang lainnya lalu membawa dengan tangannya sendiri. Al Maimuni pernah berujar, “Rumah Abu Abdillah Ahmad bin Hambal sempit dan kecil”.

Wara’ dan menjaga harga diri

Abu Isma’il At-Tirmidzi mengatakan, “Datang seorang lelaki membawa uang sebanyak sepuluh ribu (dirham) untuk beliau, namun beliau menolaknya”. Ada juga yang mengatakan, “Ada seseorang memberikan lima ratus dinar kepada Imam Ahmad namun beliau tidak mau menerimanya”. Juga pernah ada yang memberi tiga ribu dinar, namun beliau juga tidak mau menerimanya.

Tawadhu’ dengan kebaikannya

Yahya bin Ma’in berkata, “Saya tidak pernah melihat orang yang seperti Imam Ahmad bin Hambal, saya berteman dengannya selama lima puluh tahun dan tidak pernah menjumpai dia membanggakan sedikitpun kebaikan yang ada padanya kepada kami”. Beliau (Imam Ahmad) mengatakan, “Saya ingin bersembunyi di lembah Makkah hingga saya tidak dikenal, saya diuji dengan popularitas”. Al Marrudzi berkata, “Saya belum pernah melihat orang fakir di suatu majlis yang lebih mulia kecuali di majlis Imam Ahmad, beliau perhatian terhadap orang fakir dan agak kurang perhatiannya terhadap ahli dunia (orang kaya), beliau bijak dan tidak tergesa-gesa terhadap orang fakir. Ia sangat rendah hati, begitu tinggi ketenangannya dan sangat memuka kharismanya”. Beliau pernah bermuka masam karena ada seseorang yang memujinya dengan mengatakan, “Semoga Allah membalasmu dengan kebaikan atas jasamu kepada Islam?” beliau mengatakan, “Jangan begitu tetapi katakanlah, semoga Allah membalas kebaikan terhadap Islam atas jasanya kepadaku, siapa saya dan apa (jasa) saya?!”

Sabar dalam menuntut ilmu

Tatkala beliau pulang dari tempat Abdurrazzaq yang berada di Yaman, ada seseorang yang melihatnya di Makkah dalam keadaan sangat letih dan capai. Lalu ia mengajak bicara, maka Imam Ahmad mengatakan, “Ini lebih ringan dibandingkan faidah yang saya dapatkan dari Abdirrazzak”.

Hati-hati dalam berfatwa

Zakariya bin Yahya pernah bertanya kepada beliau, “Berapa hadits yang harus dikuasai oleh seseorang hingga bisa menjadi mufti? Apakah cukup seratus ribu hadits? Beliau menjawab, “Tidak cukup”. Hingga akhirnya ia berkata, “Apakah cukup lima ratus ribu hadits?” beliau menjawab. “Saya harap demikian”.

Kelurusan aqidahnya sebagai standar kebenaran

Ahmad bin Ibrahim Ad-Dauruqi mengatakan, “Siapa saja yang kamu ketahui mencela Imam Ahmad maka ragukanlah agamanya”. Sufyan bin Waki’ juga berkata, “Ahmad di sisi kami adalah cobaan, barangsiapa mencela beliau maka dia adalah orang fasik”.

Masa Fitnah

Pemahaman Jahmiyyah belum berani terang-terangan pada masa khilafah Al Mahdi, Ar-Rasyid dan Al Amin, bahkan Ar-Rasyid pernah mengancam akan membunuh Bisyr bin Ghiyats Al Marisi yang mengatakan bahwa Al Qur’an adalah makhluq. Namun dia terus bersembunyi di masa khilafah Ar-Rasyid, baru setelah beliau wafat, dia menampakkan kebid’ahannya dan menyeru manusia kepada kesesatan ini.
Di masa khilafah Al Ma’mun, orang-orang jahmiyyah berhasil menjadikan paham jahmiyyah sebagai ajaran resmi negara, di antara ajarannya adalah menyatakan bahwa Al Qur’an makhluk. Lalu penguasa pun memaksa seluruh rakyatnya untuk mengatakan bahwa Al Qur’an makhluk, terutama para ulamanya. Barangsiapa mau menuruti dan tunduk kepada ajaran ini, maka dia selamat dari siksaan dan penderitaan. Bagi yang menolak dan bersikukuh dengan mengatakan bahwa Al Qur’an Kalamullah bukan makhluk maka dia akan mencicipi cambukan dan pukulan serta kurungan penjara.
Karena beratnya siksaan dan parahnya penderitaan banyak ulama yang tidak kuat menahannya yang akhirnya mengucapkan apa yang dituntut oleh penguasa zhalim meski cuma dalam lisan saja. Banyak yang membisiki Imam Ahmad bin Hambal untuk menyembunyikan keyakinannya agar selamat dari segala siksaan dan penderitaan, namun beliau menjawab, “Bagaimana kalian menyikapi hadits “Sesungguhnya orang-orang sebelum Khabbab, yaitu sabda Nabi Muhammad ada yang digergaji kepalanya namun tidak membuatnya berpaling dari agamanya”. HR. Bukhari 12/281. lalu beliau menegaskan, “Saya tidak peduli dengan kurungan penjara, penjara dan rumahku sama saja”.
Ketegaran dan ketabahan beliau dalam menghadapi cobaan yang menderanya digambarkan oleh Ishaq bin Ibrahim, “Saya belum pernah melihat seorang yang masuk ke penguasa lebih tegar dari Imam Ahmad bin Hambal, kami saat itu di mata penguasa hanya seperti lalat”.
Di saat menghadapi terpaan fitnah yang sangat dahsyat dan deraan siksaan yang luar biasa, beliau masih berpikir jernih dan tidak emosi, tetap mengambil pelajaran meski datang dari orang yang lebih rendah ilmunya. Ia mengatakan, “Semenjak terjadinya fitnah saya belum pernah mendengar suatu kalimat yang lebih mengesankan dari kalimat yang diucapkan oleh seorang Arab Badui kepadaku, “Wahai Ahmad, jika anda terbunuh karena kebenaran maka anda mati syahid, dan jika anda selamat maka anda hidup mulia”. Maka hatiku bertambah kuat”.

Ahli hadits sekaligus juga Ahli Fiqih

Ibnu ‘Aqil berkata, “Saya pernah mendengar hal yang sangat aneh dari orang-orang bodoh yang mengatakan, “Ahmad bukan ahli fiqih, tetapi hanya ahli hadits saja. Ini adalah puncaknya kebodohan, karena Imam Ahmad memiliki pendapat-pendapat yang didasarkan pada hadits yang tidak diketahui oleh kebanyakan manusia, bahkan beliau lebih unggul dari seniornya”.
Bahkan Imam Adz-Dzahabi berkata, “Demi Allah, beliau dalam fiqih sampai derajat Laits, Malik dan Asy-Syafi’i serta Abu Yusuf. Dalam zuhud dan wara’ beliau menyamai Fudhail dan Ibrahim bin Adham, dalam hafalan beliau setara dengan Syu’bah, Yahya Al Qaththan dan Ibnul Madini. Tetapi orang bodoh tidak mengetahui kadar dirinya, bagaimana mungkin dia mengetahui kadar orang lain!!

Guru-guru Beliau

Imam Ahmad bin Hambal berguru kepada banyak ulama, jumlahnya lebih dari dua ratus delapan puluh yang tersebar di berbagai negeri, seperti di Makkah, Kufah, Bashrah, Baghdad, Yaman dan negeri lainnya. Di antara mereka adalah:
  1. Ismail bin Ja’far
  2. Abbad bin Abbad Al-Ataky
  3. Umari bin Abdillah bin Khalid
  4. Husyaim bin Basyir bin Qasim bin Dinar As-Sulami
  5. Imam Asy-Syafi’i
  6. Waki’ bin Jarrah
  7. Ismail bin Ulayyah
  8. Sufyan bin ‘Uyainah
  9. Abdurrazaq
  10. Ibrahim bin Ma’qil

Murid-murid Beliau

Umumnya ahli hadits pernah belajar kepada imam Ahmad bin Hambal, dan belajar kepadanya juga ulama yang pernah menjadi gurunya, yang paling menonjol adalah:
  1. Imam Bukhari
  2. Muslim
  3. Abu Daud
  4. Nasai
  5. Tirmidzi
  6. Ibnu Majah
  7. Imam Asy-Syafi’i. Imam Ahmad juga pernah berguru kepadanya.
  8. Putranya, Shalih bin Imam Ahmad bin Hambal
  9. Putranya, Abdullah bin Imam Ahmad bin Hambal
  10. Keponakannya, Hambal bin Ishaq

Wafat beliau

Setelah sakit sembilan hari, beliau Rahimahullah menghembuskan nafas terakhirnya di pagi hari Jum’at bertepatan dengan tanggal dua belas Rabi’ul Awwal 241 H pada umur 77 tahun. Jenazah beliau dihadiri delapan ratus ribu pelayat lelaki dan enam puluh ribu pelayat perempuan.

Karya Tulis

Beliau menulis kitab al-Musnad al-Kabir yang termasuk sebesar-besarnya kitab "Musnad" dan sebaik baik karangan beliau dan sebaik baik penelitian Hadits. Ia tidak memasukkan dalam kitabnya selain yang dibutuhkan sebagai hujjah. Kitab Musnad ini berisi lebih dari 25.000 hadits.
Diantara karya Imam Ahmad adalah ensiklopedia hadits atau Musnad, disusun oleh anaknya dari ceramah (kajian-kajian) - kumpulan lebih dari 40 ribu hadits juga Kitab ash-Shalat dan Kitab as-Sunnah.

Karya-Karya Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah

  1. Kitab Al Musnad, karya yang paling menakjubkan karena kitab ini memuat lebih dari dua puluh tujuh ribu hadits.
  2. Kitab at-Tafsir, namun Adz-Dzahabi mengatakan, “Kitab ini hilang”.
  3. Kitab an-Nasikh wa al-Mansukh
  4. Kitab at-Tarikh
  5. Kitab Hadits Syu'bah
  6. Kitab al-Muqaddam wa al-Mu'akkhar fi al-Qur`an
  7. Kitab Jawabah al-Qur`an
  8. Kitab al-Manasik al-Kabir
  9. Kitab al-Manasik as-Saghir

Menurut Imam Nadim, kitab berikut ini juga merupakan tulisan Imam Ahmad bin Hanbal

  1. Kitab al-'Ilal
  2. Kitab al-Manasik
  3. Kitab az-Zuhd
  4. Kitab al-Iman
  5. Kitab al-Masa'il
  6. Kitab al-Asyribah اﻞ
  7. Kitab al-Fadha'il
  8. Kitab Tha'ah ar-Rasul
  9. Kitab al-Fara'idh
  10. Kitab ar-Radd ala al-Jahmiyyah

Sumber: Ahmad bin Hanbal 
<'@~ maH-Taj ^_^ !
Selengkapnya...

Imam Asy-Syafi'i

Abū ʿAbdullāh Muhammad bin Idrīs al-Shafiʿī atau Muhammad bin Idris asy-Syafi`i
(bahasa Arab: محمد بن إدريس الشافعي) yang akrab dipanggil Imam Syafi'i (Gaza, Palestina, 150 H / 767 - Fusthat, Mesir 204H / 819M) adalah seorang mufti besar Sunni Islam dan juga pendiri mazhab Syafi'i. Imam Syafi'i juga tergolong kerabat dari Rasulullah, ia termasuk dalam Bani Muththalib, yaitu keturunan dari al-Muththalib, saudara dari Hasyim, yang merupakan kakek Muhammad.
Saat usia 20 tahun, Imam Syafi'i pergi ke Madinah untuk berguru kepada ulama besar saat itu, Imam Malik. Dua tahun kemudian, ia juga pergi ke Irak, untuk berguru pada murid-murid Imam Hanafi di sana.
Imam Syafi`i mempunyai dua dasar berbeda untuk Mazhab Syafi'i. Yang pertama namanya Qaulun Qadim dan Qaulun Jadid.


 Kelahiran dan kehidupan keluarga

Kelahiran

Kebanyakan ahli sejarah berpendapat bahwa Imam Syafi'i lahir di Gaza, Palestina, namun diantara pendapat ini terdapat pula yang menyatakan bahwa dia lahir di Asqalan; sebuah kota yang berjarak sekitar tiga farsakh dari Gaza. Menurut para ahli sejarah pula, Imam Syafi'i lahir pada tahun 150 H, yang mana pada tahun ini wafat pula seorang ulama besar Sunni yang bernama Imam Abu Hanifah.

Nasab

Imam Syafi'i merupakan keturunan dari al-Muththalib, jadi dia termasuk ke dalam Bani Muththalib. Nasab Beliau adalah Muhammad bin Idris bin Al-Abbas bin Utsman bin Syafi’ bin As-Sa’ib bin Ubaid bin Abdi Yazid bin Hasyim bin Al-Mutthalib bin Abdulmanaf bin Qushay bin Kilab bin Murrah bin Ka’ab bin Lu’ay bin Ghalib bin Fihr bin Malik bin An-Nadhr bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mudrikah bin Ilyas bin Mudhar bin Nizar bin Ma’ad bin Adnan. Nasabnya bertemu dengan Rasulullah di Abdul-Manaf.
Dari nasab tersebut, Al-Mutthalib bin Abdi Manaf, kakek Muhammad bin Idris Asy-Syafi`ie, adalah saudara kandung Hasyim bin Abdi Manaf kakek Nabi Muhammad shallallahu `alaihi wa alihi wasallam.
Kemudian juga saudara kandung Abdul Mutthalib bin Hasyim, kakek Nabi Muhammad shallallahu `alaihi wa alihi wasallam , bernama Syifa’, dinikahi oleh Ubaid bin Abdi Yazid, sehingga melahirkan anak bernama As-Sa’ib, ayahnya Syafi’. Kepada Syafi’ bin As-Sa’ib radliyallahu `anhuma inilah bayi yatim tersebut dinisbahkan nasabnya sehingga terkenal dengan nama Muhammad bin Idris Asy-Syafi`ie Al-Mutthalibi. Dengan demikian nasab yatim ini sangat dekat dengan Nabi Muhammad shallallahu `alaihi wa alihi wasallam .
Bahkan karena Hasyim bin Abdi Manaf, yang kemudian melahirkan Bani Hasyim, adalah saudara kandung dengan Mutthalib bin Abdi manaf, yang melahirkan Bani Mutthalib, maka Rasulullah bersabda:
“Hanyalah kami (yakni Bani Hasyim)
dengan mereka (yakni Bani Mutthalib) berasal dari satu nasab.
Sambil beliau menyilang-nyilangkan jari jemari kedua tangan beliau.”
(HR. Abu Nu’aim Al-Asfahani dalam Hilyah nya juz 9 hal. 65 - 66)


Masa belajar

Setelah ayah Imam Syafi’i meninggal dan dua tahun kelahirannya, sang ibu membawanya ke Mekah, tanah air nenek moyang. Ia tumbuh besar di sana dalam keadaan yatim. Sejak kecil Syafi’i cepat menghafal syair, pandai bahasa Arab dan sastra sampai-sampai Al Ashma’i berkata,”Saya mentashih syair-syair bani Hudzail dari seorang pemuda dari Quraisy yang disebut Muhammad bin Idris,” Imam Syafi’i adalah imam bahasa Arab.

Belajar di Makkah

Di Makkah, Imam Syafi’i berguru fiqh kepada mufti di sana, Muslim bin Khalid Az Zanji sehingga ia mengizinkannya memberi fatwah ketika masih berusia 15 tahun. Demi ia merasakan manisnya ilmu, maka dengan taufiq Allah dan hidayah-Nya, dia mulai senang mempelajari fiqih setelah menjadi tokoh dalam bahasa Arab dan sya’irnya. Remaja yatim ini belajar fiqih dari para Ulama’ fiqih yang ada di Makkah, seperti Muslim bin khalid Az-Zanji yang waktu itu berkedudukan sebagai mufti Makkah.
Kemudian beliau juga belajar dari Dawud bin Abdurrahman Al-Atthar, juga belajar dari pamannya yang bernama Muhammad bin Ali bin Syafi’, dan juga menimba ilmu dari Sufyan bin Uyainah.
Guru yang lainnya dalam fiqih ialah Abdurrahman bin Abi Bakr Al-Mulaiki, Sa’id bin Salim, Fudhail bin Al-Ayyadl dan masih banyak lagi yang lainnya. Dia pun semakin menonjol dalam bidang fiqih hanya dalam beberapa tahun saja duduk di berbagai halaqah ilmu para Ulama’ fiqih sebagaimana tersebut di atas.

Belajar di Madinah

Kemudian beliau pergi ke Madinah dan berguru fiqh kepada Imam Malik bin Anas. Ia mengaji kitab Muwattha’ kepada Imam Malik dan menghafalnya dalam 9 malam. Imam Syafi’i meriwayatkan hadis dari Sufyan bin Uyainah, Fudlail bin Iyadl dan pamannya, Muhamad bin Syafi’ dan lain-lain.
Di majelis beliau ini, si anak yatim tersebut menghapal dan memahami dengan cemerlang kitab karya Imam Malik, yaitu Al-Muwattha’ . Kecerdasannya membuat Imam Malik amat mengaguminya. Sementara itu As-Syafi`ie sendiri sangat terkesan dan sangat mengagumi Imam Malik di Al-Madinah dan Imam Sufyan bin Uyainah di Makkah.
Beliau menyatakan kekagumannya setelah menjadi Imam dengan pernyataannya yang terkenal berbunyi: “Seandainya tidak ada Malik bin Anas dan Sufyan bin Uyainah, niscaya akan hilanglah ilmu dari Hijaz.” Juga beliau menyatakan lebih lanjut kekagumannya kepada Imam Malik: “Bila datang Imam Malik di suatu majelis, maka Malik menjadi bintang di majelis itu.” Beliau juga sangat terkesan dengan kitab Al-Muwattha’ Imam Malik sehingga beliau menyatakan: “Tidak ada kitab yang lebih bermanfaat setelah Al-Qur’an, lebih dari kitab Al-Muwattha’ .” Beliau juga menyatakan: “Aku tidak membaca Al-Muwattha’ Malik, kecuali mesti bertambah pemahamanku.”
Dari berbagai pernyataan beliau di atas dapatlah diketahui bahwa guru yang paling beliau kagumi adalah Imam Malik bin Anas, kemudian Imam Sufyan bin Uyainah. Di samping itu, pemuda ini juga duduk menghafal dan memahami ilmu dari para Ulama’ yang ada di Al-Madinah, seperti Ibrahim bin Sa’ad, Isma’il bin Ja’far, Atthaf bin Khalid, Abdul Aziz Ad-Darawardi. Ia banyak pula menghafal ilmu di majelisnya Ibrahim bin Abi Yahya. Tetapi sayang, guru beliau yang disebutkan terakhir ini adalah pendusta dalam meriwayatkan hadits, memiliki pandangan yang sama dengan madzhab Qadariyah yang menolak untuk beriman kepada taqdir dan berbagai kelemahan fatal lainnya. Sehingga ketika pemuda Quraisy ini telah terkenal dengan gelar sebagai Imam Syafi`ie, khususnya di akhir hayat beliau, beliau tidak mau lagi menyebut nama Ibrahim bin Abi Yahya ini dalam berbagai periwayatan ilmu.

Di Yaman

Imam Syafi’i kemudian pergi ke Yaman dan bekerja sebentar di sana. Disebutkanlah sederet Ulama’ Yaman yang didatangi oleh beliau ini seperti: Mutharrif bin Mazin, Hisyam bin Yusuf Al-Qadli dan banyak lagi yang lainnya. Dari Yaman, beliau melanjutkan tour ilmiahnya ke kota Baghdad di Iraq dan di kota ini beliau banyak mengambil ilmu dari Muhammad bin Al-Hasan, seorang ahli fiqih di negeri Iraq. Juga beliau mengambil ilmu dari Isma’il bin Ulaiyyah dan Abdul Wahhab Ats-Tsaqafi dan masih banyak lagi yang lainnya.

Di Baghdad, Irak

Kemudian pergi ke Baghdad (183 dan tahun 195), di sana ia menimba ilmu dari Muhammad bin Hasan. Ia memiliki tukar pikiran yang menjadikan Khalifah Ar Rasyid.

Di Mesir

Imam Syafi’i bertemu dengan Ahmad bin Hanbal di Mekah tahun 187 H dan di Baghdad tahun 195 H. Dari Imam Ahmad bin Hanbal, Imam Syafi’i menimba ilmu fiqhnya, ushul madzhabnya, penjelasan nasikh dan mansukhnya. Di Baghdad, Imam Syafi’i menulis madzhab lamanya (madzhab qodim). Kemudian beliu pindah ke Mesir tahun 200 H dan menuliskan madzhab baru (madzhab jadid). Di sana beliau wafat sebagai syuhadaul ilm di akhir bulan Rajab 204 H.


Karya tulis

Ar-Risalah

Salah satu karangannya adalah “Ar Risalah” buku pertama tentang ushul fiqh dan kitab “Al Umm” yang berisi madzhab fiqhnya yang baru. Imam Syafi’i adalah seorang mujtahid mutlak, imam fiqh, hadis, dan ushul. Ia mampu memadukan fiqh ahli Irak dan fiqh ahli Hijaz. Imam Ahmad berkata tentang Imam Syafi’i,”Beliau adalah orang yang paling faqih dalam Al Quran dan As Sunnah,” “Tidak seorang pun yang pernah memegang pena dan tinta (ilmu) melainkan Allah memberinya di ‘leher’ Syafi’i,”. Thasy Kubri mengatakan di Miftahus sa’adah,”Ulama ahli fiqh, ushul, hadits, bahasa, nahwu, dan disiplin ilmu lainnya sepakat bahwa Syafi’i memiliki sifat amanah (dipercaya), ‘adaalah (kredibilitas agama dan moral), zuhud, wara’, takwa, dermawan, tingkah lakunya yang baik, derajatnya yang tinggi. Orang yang banyak menyebutkan perjalanan hidupnya saja masih kurang lengkap,”

Mazhab Syafi'i

Dasar madzhabnya: Al Quran, Sunnah, Ijma’ dan Qiyas. Beliau juga tidak mengambil Istihsan (menganggap baik suatu masalah) sebagai dasar madzhabnya, menolak maslahah mursalah, perbuatan penduduk Madinah. Imam Syafi’i mengatakan,”Barangsiapa yang melakukan istihsan maka ia telah menciptakan syariat,”. Penduduk Baghdad mengatakan,”Imam Syafi’i adalah nashirussunnah (pembela sunnah),”

Al-Hujjah

Kitab “Al Hujjah” yang merupakan madzhab lama diriwayatkan oleh empat imam Irak; Ahmad bin Hanbal, Abu Tsaur, Za’farani, Al Karabisyi dari Imam Syafi’i.

Al-Umm

Sementara kitab “Al Umm” sebagai madzhab yang baru Imam Syafi’i diriwayatkan oleh pengikutnya di Mesir; Al Muzani, Al Buwaithi, Ar Rabi’ Jizii bin Sulaiman. Imam Syafi’i mengatakan tentang madzhabnya,”Jika sebuah hadits shahih bertentangan dengan perkataanku, maka ia (hadis) adalah madzhabku, dan buanglah perkataanku di belakang tembok,”


<'@~ maH-Taj ^_^ !
Selengkapnya...

10 Kualitas Pribadi yang diSukai

  1. Ketulusan menempati peringkat pertama sebagai sifat yang paling disukai oleh semua orang. Ketulusan bikin orang lain merasa aman dan dihargai, karena yakin nggak akan di bodohi atau dibohongi. Orang yang tulus selalu mengatakan kebenaran, nggak suka mengada-ngada, pura-pura, nyari-nyari alasan atau mutar balikin fakta. Prinsipnya: "Ya diatas Ya dan Tidak diatas Tidak". Tentu akan lebih ideal kalo ketulusan yang selembut merpati itu diimbangi dengan kecerdikan seekor ular. dengan begitu ketulusan nggak jadi keluguan yang bisa merugikan diri Sendiri.
  2. Berbeda dengan rendah diri yang merupakan kelamahan, Kerendahan Hati justru mengungkapkan kekuatan. Hanya orang yang kuat jiwanya yang BISA bersikap rendah hati. Ia seperti padi makin berisi makin merunduk. Orang yang rendah hati bisa mengakui dan menghargai keunggulan orang lain. Ia bisa bikin orang yang diatasnya ngerasa oke dan bikin orang yang dibawahnya nggak ngerasa minder.
  3. Kesetiaan sudah menjadi barang langka dan sangat tinggi harganya. Orang yang setia selalu bisa dipercaya dan diandalkan. Dia selalu menepati janjinya, punya komitmen yang kuat, rela berkorban dan tidak suka berkhianat.
  4. Orang yang Bersikap Positif selalu berusaha melihat segala sesuatu dari kacamata positif, bahkan dalam situasi yang buruk sekalipun. Dia lebih suka membicarakan kebaikan daripada keputusasaan dan lebih suka mencari solusi. Dia Selalu berusaha memahami dan mengerti orang lain daripada frustasi, lebih suka memuji daripada mengecam, dsb.
  5. Karena nggak semua orang dikaruniai tempramen ceria, maka Keceriaan tidak harus diartikan ekspresi wajah dan tubuh tapi sikap hati. Orang yang ceria adalah orang yang bisa nikmatin hidup, nggak suka ngeluh dan selalu berusaha meraih kegembiraan. Dia bisa nertawain situasi orang lain juga dirinya sendiri. Dia punya potensi untuk menghibur dan ngedorong semangat orang lain.
  6. Orang yang Bertanggung Jawab akan ngelaksanain kewajibannya dengan sungguh2. Kalo ngelakuin kesalahan, dia berani mengakuinya. Ketika ngalamin kegagalan, dia nggak akan mencari kambing hitam untuk disalahin, bahkan kalau dia ngerasa kecewa dan sakit hati, dia nggak akan nyalahin siapa pun. Dia menyadari bahwa dirinya sendirilah yang bertanggung jawab atas apapun yang dialami dan dirasakannya.
  7. Rasa Percaya Diri memungkinkan seseorang nerima dirinya sebagaimana adanya, menghargai dirinya dan menghargai orang lain. Orang yang percaya diri mudah nyesuain diri dengan lingkungan dan situasi yang baru. Dia tahu apa yang harus dilakuinnya dan ngelakuinnya dengan baik.
  8. Kebesaran Jiwa dapat dilihat dari kemampuan seseorang ngemaafin orang lain. Orang yang berjiwa besar tidak ngebiarin dirinya dikuasai oleh rasa benci dan permusuhan. Ketika menghadapi masa-masa sukar dia tetap tegar, tidak ngebiarin dirinya hanyut dalam kesedihan dan keputusasaan.
  9. Orang-orang yang "Easy Going" menganggap hidup ini ringan. Dia nggak suka ngebesar-besarin masalah kecil. Bahkan berusaha mengecilkan masalah-masalah besar. Dia nggak suka ngungkit masa lalu dan nggak mau khawatir dengan masa depan. Dia nggak mau pusing dan stres dengan masalah-masalah yang berada diluar kontrolnya.
  10. Empati adalah sifat yang ngagumin. Orang yang berEmpati bukan saja pendengar yang baik, tapi juga bisa nempatin diri pada posisi orang lain. Ketika terjadi konflik dia selalu mencari jalan keluar terbaik bagi kedua belah pihak, tidak suka maksain pendapat dan kehendaknya sendiri. Dia selalu berusaha memahami dan mengerti orang lain.
 Nah kesepuluh hal yang seharusnya dimiliki oleh setiap orang untuk menjadi Pribadi yang disukai oleh orang lain. Bukankah menyenangkan bisa disukai banyak orang...? tentunya karena kepribadian kita.. bukan hanya karena wajah kita yang "tampan" atau "cantik" dan karena harta kita yang melimpah... Ingat tidak semua orang bisa di beli oleh ketampanan, kecantikan dan kekayaan. Yang akan selalu abadi dalam diri seseorang adalah... "PERUBAHAN". Oleh karena itu tetaplah berubah ke arah yang lebih baik... Jangan biarkan diri kita menjadi seorang "PECUNDANG". KEEP YOUR SMILE.



<'@~ maH-Taj ^_^ !
Selengkapnya...

Sabtu, 20 Februari 2010

Buku tentang "100 TOKOH yang berpengaruh terhadap DUNIA ini.

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Wahh.... setelah membacanya tenyata SANGAT LUAR BIASA!!! dan Rasulullah Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam berada diurutan paling atas yaitu urutan no 1... WOOOOWWWWWWWWWWW.
TEMUKAN : Apakah nama anda termasuk dalam 100 tokoh dalam buku ini? ^_^
Silahkan bagi yang tertarik untuk membacanya bisa DOWNLOAD di sini:

Silahkan klik : DOWNLOAD GRATIS!!!

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


<'@~ maH-Taj ^_^ !
Selengkapnya...

Selasa, 16 Februari 2010

Kalender Hijriyah nieehhh. FreE!!

Tau nggak sieehh, kayanya masih kurang kalo waRGa MUsLim nggak memiliki kalender Hijriyah... dan tahu nggak, Bulan Romadhon juga kan adanya di Kalender Tahun Hijriyah, dan juga hARi LEBARAN yang sanGat ditunggu oleh Seluruh umat MUSLIM di dunia, ntu di tentukan dengan 1 Syawal, naH untuk mengetahui 1 Syawal salah satunya adalah dengan Kalender Hijriyah ini. Silahkan bagi yang mengaku sebagai warga MUSLIM, DOWNLOAD Software Hijri Calendar di sini, GRATIS. Silahkan jangan sungkan, klik azza linknya : http://www.ziddu.com/download/8586162/HijriCalendar1.4.exe.html



<@' maH-Taj ^_^ ! Selengkapnya...

The Ipa Trhee SMANRA (SMAN 1 Rajagaluh)

 
Temen-temenku IPA 3 SMAN 1 RAJAGALUH tahun ajaran 2006/2007.
dan diriku yang ntuuu tuuchh yang paling depan yang kakinya turun ke bawah...
Wali Kelas Qta adalah Bu I'ah Rukoyah.
ini nieh namA Nak2 IPA3 
(COWO)
Tatang Tajudin
Eka RS
Galih Adityarana
Asep Befi H
Cecep Herlambang
Adna
Ibadulloh
Heru Cahyadi
Didi
Jajang
Yomantono
Urip
Ririn

(CEWE)
Rinrin N
Tina A
Euis R
Septiani D
Yati SM
Nurfadillah
Een N
Dian Novita
Ikah Atikah
Indriyani
Sopia Ulfa
Juenah
Juharia
Ani
Iam
Nani
Pipit
Reni
Enggar
Nurhaeni
Dea
Sri R
Ayu
Winda
Rismalia
Lina Juliana

<@' maH-Taj ^_^ !
Selengkapnya...

Sabtu, 13 Februari 2010

Software Juz 'Amma Player

http://www.ziddu.com/download/8562244/JuzAmmaSetup.exe.html
Ntu software Juz 'Amma, silahkan didownload. Buat kamu yang ingin dikomputernya ada Juz 'Amma Playernya... Semoga Hidup kita bisa lebih barokah... Amiinn... Selengkapnya...

Jumat, 12 Februari 2010

3GP Player....

http://www.ziddu.com/download/8561454/3GP-Player2009.exe.html  Silahkan di download... buat yang cinta Film, Video. ntu software 3GP Player. Selengkapnya...

Wahai Kekasihku Tolonglah Aku


Wahai kekasihku,apakah engkau tahu..?
Aku telah sangat berdosa kepada Allah ...
Dosaku sangat besar
Entah bagaimana aku bisa meghilangkan dosaku itu,
bagaimana aku mengemis ampunan-Nya..?


Ketika ku berwudhu...
Seharusnya yang tertancap di pikiranku hanya Dia
Hanya Allah Subhanahu Wata'ala
Namun hatiku kacau ...
Aku tak dapat fokus menerimanya


Ketika aku mengambil air kumur ...
Teringatku akan bibirmu yang basah
Ketika sejuk air mengaliri wajahku ...
Teringatku akan wajahmu nan teduh
Ketika ku basuh tanganku ...
Teringatku akan tangan lihaimu


Sesaat ku berhenti ...
Membiarkan air keluar dari kran dan terus mengalir
Ke muaranya yang jauh


Lalu kusentuh lagi sejuknya air itu
Ku basuh sebagian kepalaku ...
Mataku terkejap sesaat karena air memasukinya
Saat ku bukanya lagi ...
Terbayang mata cintamu padaku
Mata yang tidak pernah redup cintanya ...


Hatiku semakin terusik
Kegalauan melanda diriku
Aku tak mau meneruskan
untuk membasuh kedua kakiku saat itu ...
Karena aku takut hatiku akan semakin terjerumus
Yang seharusnya suci malah mengembara
Mengembara jauh entah kemana


Kekasihku, tolong bantu aku
Ini masalah yang sungguh besarnya
Kau menyeimbangi Tuhan
Dalam ingatanku ...
Astaghfirulloh ... Astaghfirulloh ... Astaghfirulloh al'azhiim
Astaghfirulloh min kulli dzambin 'azhiim

Ku teringat akan hadits ini : "innamal a'malu binniat, wa innamaa likullimri-in maa nawa."
Taukah engkau wahai kekasihku? keikhlasan hatiku sedang diuji oleh Allah Subhanahu Wata'ala. Keikhlasan untuk melaksanakan perintah-Nya... Keikhlasan untuk meluruskan niat, keikhlasan untuk segala hal. 

Wahai kekasihku ...
Aku mohon bantu aku, bantu aku untuk selalu ingat kepada-Nya, bantu aku agar kau tidak menyeimbangi Tuhan dalam ingatanku, aku ngggak mau terus seperti itu... Astaghfirulloh Astaghfirulloh Astaghfirulloh ... 

Ya Allah Ya Robbii, berikan yang terbaik untukku, pilihkan yang terbaik untukku, pilihkan yang membuat hatiku ini tentram karenanya. Jika dengan hadirnya membuatku jauh dari-Mu, jika dengan hadirnya membuatku lupa kepada-Mu, aku mohon jauhkan dia dariku, biarkan aku melupakannya, biarkan dia melupakanku, lindungi aku dan dia dari berdosa kepada-Mu. Tapi jika dengan hadirnya aku memperoleh keridhoan-Mu, dengan hadirnya aku tidak berdosa kepada-Mu, adanya dia menjadi halal bagiku untuk selalu beribadah bersama kepada-Mu, aku mohon Ya Rohman.. dekatkan aku dengannya, jangan biarkan dia megimbangi-Mu dalam ingatanku.

Ya Allah... aku akan selalu berusaha untuk ikhlas menerima segala apa yang Engkau berikan kepadaku dan kepadanya, dan tentunya aku akan selalu bersyukur kepada-Mu. Ya Rohman, Ya Rohim, Ya Ghoffar, Ya Wadud, Ya Salam, Sallimnaa Walmuslimiin. Ighfirlanaa walmuslimiin. Ya Robbal 'aalamiin.

Ya Allah, sampaikan salam penghormatanku kepada Rosul-Mu yang mulia, sampaikan salam rinduku kepada Rosul-Mu yang mulia... Rosululloh Muhammad Shollallohu 'alaihi wasallam...

Allohumma sholli 'alaa sayyidinaa Muhammad wa 'ala aalihi washohbihi wasallam.





 
<'@II<  maH-Taj   ^_^ !!


(untuk puisi yang diatas saya lupa darimana sumbernya, mohon keikhlasan penulis awalnya, dan saya merubah sedikit kata-katanya)
Selengkapnya...

Jumat, 05 Februari 2010

Mengingat masa lalu "SMANRA"

Selengkapnya...

Kamis, 04 Februari 2010

menyikapi Valentine Day....

QS. al-Mumtahanah (60) : 7
Mudah-mudahan Allah menimbulkan kasih sayang antaramu dengan orang-orang yang kamu musuhi di antara mereka. Dan Allah adalah Maha Kuasa. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

QS. Maryam (19) : 96
Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, kelak Allah Yang Maha Pemurah akan menanamkan dalam (hati) mereka rasa kasih sayang.

Valentin ...
Valentin ...
Kata orang sih "hari kasih sayang", bener gk sh?
di bulan ini banyak orang ngomongin Valentine.. apalagi bentar lagi tanggal 14, sebenarnya begitu berartinya kah valentin buat orang-orang ya...? Tau gk sih... di bulan ini yang belum punya "pacar" ato yg udah "putus" dari pacarnya, mereka sibuk banget nyari pacar baru, yang udah punya pacar mereka sibuk cari coklat ato cari hadiah wat si Doi... paling banter mereka ngasih coklat, iya gk sih?
pernah gk terpikir, kenapa musti hari valentin aza mereka ngasih coklat ke "pacar"nya itu? bukankah Allah Subhanahu Wata'ala memerintahkan untuk berkasih sayang tiap hari kepada teman, saudara, orang yang baru kenal, bahkan ke musuh pun Allah Subhanahu Wata'ala ajarkan tuk tetep berkasih sayang...
tapi menurutku sih, orang muslim kudu baca dulu dweh sejarahnya Hari valentin, mungkin disitu nantinya bakal ada pencerahan yang nggak akan bwt orang Muslim salah kaprah tentang hari Valentin, cari za sejarahnya di wikipedia.
ya kalo emang ... semua orang berfikir hari valentin penting banget wat suatu hubungan "pacaran" nggak apa2 jg sih.. toh saya jg punya hari pnt9 dalm hidup ni, tentunya bukan hari Valentin, So.. kalo sya fikir sh, nggk co2k za orang muslim ngerayain hari valentin, karena bukan untuk "peruntukannya"... Allah Subhanahu Wata'ala Menciptakan hari Ahad (minggu), senin, selasa, rabu, kamis, jum'at dan sbtu, menciptakan Bulan Januari s.d. Desember, menciptakan Tanggal 1 s.d. 31 agar selalu dijadika oleh manusia sebagai hari kasih sayang, nggak saling bermusuhan, saling bersahabat, saling mencintai, saling membantu, saling melindungi ...

Keep your smiling to everybody, don't be sad if u haven't boy friend or girl friend... happy fun in valentin day...

<@ maH-Taj ^_^ ! Selengkapnya...

Madu di dalam Al Quran


Nash Al Qur’an yang menjelaskan manfaat dari Madu adalah sebagai berikut:

“Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan”. (QS An- Nahl: 69).

Madu di hasilkan dari Lebah...
Tau gak lebah itu seperti apa ?
Lebah madu hidup sebagai koloni dalam sarang yang mereka bangun dengan sangat teliti. Dalam tiap sarang terdapat ribuan kantung berbentuk heksagonal atau segi enam yang dibuat untuk menyimpan madu. Tapi, pernahkah kita berpikir, mengapa mereka membuat kantung-kantung dengan bentuk heksagonal?
Para ahli matematika mencari jawaban atas pertanyaan ini, dan setelah melakukan perhitungan yang panjang dihasilkanlah jawaban yang menarik! Cara terbaik membangun gudang simpanan dengan kapasitas terbesar dan menggunakan bahan bangunan sesedikit mungkin adalah dengan membuat dinding berbentuk heksagonal.
Mari kita bandingkan dengan bentuk-bentuk yang lain. Andaikan lebah membangun kantung-kantung penyimpan tersebut dalam bentuk tabung, atau seperti prisma segitiga, maka akan terbentuk celah kosong di antara kantung satu dan lainnya, dan lebih sedikit madu tersimpan di dalamnya. Kantung madu berbentuk segitiga atau persegi bisa saja dibuat tanpa meninggalkan celah kosong. Tapi di sini, ahli matematika menyadari satu hal terpenting. Dari semua bentuk geometris tersebut, yang memiliki keliling paling kecil adalah heksagonal. Karena alasan inilah, walaupun bentuk-bentuk tersebut menutupi luasan areal yang sama, material yang diperlukan untuk membangun bentuk heksagonal lebih sedikit dibandingkan dengan persegi atau segitiga. Singkatnya, suatu kantung heksagonal adalah bentuk terbaik untuk memperoleh kapasitas simpan terbesar, dengan bahan baku lilin dalam jumlah paling sedikit.
Hal lain yang mengagumkan tentang lebah madu ini adalah kerjasama di antara mereka dalam membangun kantung-kantung madu ini. Bila seseorang mengamati sarang lebah yang telah jadi, mungkin ia berpikir bahwa rumah tersebut terbangun sebagai blok tunggal. Padahal sebenarnya, lebah-lebah memulai membangun rumahnya dari titik yang berbeda-beda. Ratusan lebah menyusun rumahnya dari tiga atau empat titik awal yang berbeda. Mereka melanjutkan penyusunan bangunan tersebut sampai bertemu di tengah-tengah. Tidak ada kesalahan sedikitpun pada tempat di mana mereka bertemu.
Lebah juga menghitung besar sudut antara rongga satu dengan lainnya pada saat membangun rumahnya. Suatu rongga dengan rongga di belakangnya selalu dibangun dengan kemiringan tiga belas derajat dari bidang datar. Dengan begitu, kedua sisi rongga berada pada posisi miring ke atas. Kemiringan ini mencegah madu agar tidak mengalir keluar dan tumpah.

Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan ditempat-tempat yang dibikin manusia. Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda kebesaran Tuhan, bagi orang-orang yang memikirkan. (QS. An-Nahl, 16: 68-69).

Semoga Bermanfaat, dan semoga hidup Qta lebih Barokah.... Amiinnn

<@ maH-Taj ^_^ ! Selengkapnya...

Selasa, 02 Februari 2010

Harapan yang Sangat Besar

Allah Subhanahu Wata'ala berfirman: "maka hendaklah kamu menghadapkan wajahmu ke arah Masjidil Haram" (Q.S. al-Baqoroh [2]:144).

Shalat di Masjidil Haram memiliki pahala berlipat ganda. sekali Shalat  di Masjidil Haram sama dengan shalat 100.000 kali di mesjid lainnya. Shalat  di Masjidil Haram setara dengan keutamaan shalat selama 55 tahun, 6 bulan, dan 20 malam di mesjid yang lain.

Mekah menjadi tempat yang sangat bersejarah bagi kalangan muslim, bukan hanya karena ia menjadi tempat kelahiran Kanjeng Nabi Muhammad SAW. Ia menjadi sangat istimewa, karena disitulah wahyu pertama diturunkan. Tonggak awal dari ajaran Islam di kumandangkan dari kota para Nabi ini.

Mekkah adalah salah satu contoh yang sangat konkrit, nyata dan tidak bisa dibantah, bahwa ribuan orang datang dari berbagai penjuru dunia, tidak membedakan ras dan golongan dan semuanya melantunkan " Labbaikallahumma labbaik, labbaika laa syarika laka labbaik..." mengumandangkan takbir, tahmid, tashbih dan tahlil mengagungkan Dzat Yang Maha Perkasa Allah Subhanahu Wata'ala. Semuanya berumpul di satu titik memutari ka'bah sebanyak 7 kali putaran (thawaf), melaksanaknan ibadah hanya kepada Allah SWT, yang di sebut dengan Ibadah Haji. Dimulai dengan bersiap-siap Ihram, menggunakan pakaian Ihram, kemudian niat ber Ihram di miqat yang telah di tentukan, kemudian setelah datang ke Masjidil Haram langsung melaksanakan Thawaf Qudum, setelah melakukan Thawaf segera melaksanakan Sholat dua reka'at ini hukumnya wajib. setelah melaksanakan aktifitas thawaf, maka segera melaksanakan sa'i, sa'i merupakan rukun ke tiga dari rukun haji. Wukuf adalah rukun haji yang ke empat, merupakan rukun yang paling penting dan utama dari rukun haji karena pelaksanaannya hanya bisa dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah. Setelah melaksanakan wukuf dengan menghabiskan sebagian waktu siang tgl 9 dzulhijjah dan sebagian dari waktu malam tanggal 10 dzulhijjah, maka pada malam harinya sekitar setelah maghrib seorang muhrim (orang yang sedang berIhrom Haji) segera bertolak menuju Muzdalifah untuk melaksanakan mabit (bermalam), setelah menyelesaikan aktifitas mabit di muzdalifah, maka para Muhrim diharuskan segera berangkat menuju mina untuk menjalankan kewajiban haji berikutnya yaitu melontar jumrah 'aqabah. setelah tiba di Mina ada 3 hal yg harus dikerjakan yaitu melontar jumrah 'aqabah, melakukan qurban, kemudian selanjutnya melaksanakan tahallul ashghar. kemudian segera kembali ke mekkah pada hari 'Idul Adha tanggal 10 Dzulhijjah untuk menyelesaikan sisa dari rukun-rukun haji, yakni yang pertama melaksanakan Thawaf Ifadhah, kemudian yang keduanya melaksanakan Sa'i, yang terakhir melakukan Tahallul akbar (tahallul besar) yang berarti tdk ada lagi larangan yg sebelumnya berlaku ketika berihrom. kemudian setelah selesai melaksanakan rukun dan kewajiban haji, selanjutnya berangkat kembali ke mina untuk mengerjakan kewajiban-kewajiban haji yaitu bermalam di Mina pada hari tasyrik dan melontar jumroh Ula, Wustha, dan Aqabah selama 2 hari (Nafar Awal) atau selama 3 hari (nafar Tsani). Dengan berakhirnya pelaksanaan lontar jumroh pada hari-hari tasyrik, maka rangkaian ibadah haji telah berakhir, dapat dikatakan telah sempurna haji seseorang.
Shodaqollohul 'Azhim.

Ya Allah Sampaikanlah umurku untuk bisa berkunjung ke RumahMu yang mulia... dan dapat melaksanakan Haji. Amiinnn...


<@' maH-Taj ^_^!
Selengkapnya...

Persahabatan

Persahabatan itu ... satu hal yang sangat di anjurkan oleh Allah Subhanahu Wata'ala, dan seharusnya setiap orang yang mengaku bersahabat atau punya sahabat nggak berfikiran bahwa sahabat itu tempat berbagi saat Qt sedih aza.. karena Allah sangat nggak suka ke orang yang sukanya ngasih "kesusahan" ma orang lain. Lebih baik Qt ngasih kebahagiaan ma sahabat Qt itu. Berbagi kebahagiaan nggaklah buruk, malah Allah telah berjanji kalau seorang hamba berbuat baik maka kebaikan pulalah balasannya, tapi kalau keburukan yang diperbuat, maka keburukan pulalah balasannya... Qt nggak ingin kan kalau sahabat Qt itu mengeluarkan air mata? Qt nggak mau kan kalau sahabat Qt itu jadi susah hanya karena gara-gara Qt? Bukankah "persahabatan" itu indah dan menyenangakan? maka jangan Qt nodai dengan kejelekan, keburukan, kesedihan... Tau nggak sih Allah itu selalu menutupi keburukan yang Qt lakukan, so... lakuin lah hal yang serupa kepada shabat Qt, tutupi keburukannya, n jngn juga berbagi keburukan Qt, jaga baik-baik apa yang telah mnjadi rahasia. Agar Qt bisa merasakan indahnya "persahabatan".
Kata Orang sahabat itu seperti "bintang" yang ada di langit yang akan selalu memberikan keindahan...
Sahabat itu seperti air yang akan selalu menghilangkan dahaga.
Sahabat itu seperti Awan yang selalu melindungi dari sengatan mentari.
Sahabat itu seperti darah yang akan selalu menyokong kehidupan Qt...
So... Keep your Friendship, keep your honesty, keep your smile...

Salam Persahabatan dari orang yang ingin selalu bersahabat
"ada pepatah bilang : punya Teman/ Sahabat 1000 akan merasa kurang, tapi punya musuh walo 1 akan sangat susah dan ribet"


<@ maH-Taj ^_^! Selengkapnya...

yAnG IkUt bLoG iNi :

Template by:
Free Blog Templates